Pemain Tottenham Hotspur penuh motivasi jelang final Liga Champions

id tottenham,liverpool,liga champions,mauricio pochettino

Kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris dalam sesi latihan di Hotspur Way, London, Inggris, Jumat (24/5/2019) setempat, sebagai persiapan untuk menghadapi Liverpool di final Liga Champions sepekan mendatang. (twitter.com/SpursOfficial)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menyatakan para pemainnya dilanda kegembiraan dan sarat motivasi menjelang partai final Liga Champions melawan Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, pekan depan.

Terlebih, final tersebut adalah penampilan perdana Tottenham di panggung tertinggi sepak bola Eropa bagi klub London Utara tersebut.

"Kami bekerja keras mempersiapkan final dan di waktu bersamaan menikmatinya, karena di periode bulan-bulan ini biasanya kami sudah tak lagi bersama," kata Pochettino kepada laman resmi Tottenham Hotspur selepas sesi latihan Jumat (24/5) setempat di Hotspur Way, London.

Baca juga: Superkomputer memprediksi Spurs kalah di final Liga Champions

Biasanya, selepas musim Liga Inggris berakhir para pemain Tottenham sudah membubarkan diri dan baru akan kembali dalam sesi pramusim.

Namun kali ini, mereka terus melakukan latihan demi menjaga kondisi kebugaran menjelang partai paling penting sepanjang sejarah mereka.

"Tentu saja kami senang dengan kondisi saat ini, tetap melakukan semuanya dengan hasrat untuk menang. Sekali lagi bukan soal tampi, tapi memenangi (final)," kata pelatih asal Argentina itu.

"Para pemain sangat gembira, sarat motivasi, namun di waktu bersamaan sangat tenang dan relaks disertai kepercayaan diri bahwa kami melakukan yang benar agar bisa tampil dalam kondisi terbaik," ujarnya menambahkan.

Tottenham bakal menghadapi Liverpool di final pada Sabtu (1/6) waktu Spanyol atau Minggu (2/6) dini hari WIB.

Baca juga: Keita dan Firmino berangsur pulih dari cedera

Baca juga:
Kalah di final bakal sangat menyakitkan Spurs
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar