Ketua Umum PSSI: Jose Mourinho bisa saja melatih Timnas Indonesia

id mochamad iriawan,ketua umum pssi,luis milla,timnas indonesia

Ketua Umum PSSI: Jose Mourinho bisa saja melatih Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat di Sukabumi, Jabar. (Antara/Aditya Rohman)

Sukabumi, Jawa Barat (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan mengatakan bisa saja Timnas Indonesia dilatih oleh Jose Mourinho dalam upaya meningkatkan prestasi dan kualitas atlet.

"Pasca dipecatnya pelatih timnas senior Simon McMenemy beberapa waktu lalu kami masih mencari penggantinya yang tepat dan ada beberapa nama seperti Luis Milla dan Shin Tae-yong tetapi tidak menutup kemungkinan ada nama lain dan kemungkinan Mourinho juga bisa," katanya sambil tersenyum kepada wartawan usai meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan Soccer Camp di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

Menurutnya, PSSI hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap calon pelatih yang mumpuni dan bisa menyelami karakter pemain Indonesia.



Ia masih akan menggodok siapa yang pantas menjadi pelatih Timnas dan kemungkinan besar berasal dari luar negeri atau asing namun, tidak menutup kemungkinan juga dari dalam negeri.

Intinya, ia ingin memberikan pelatih yang terbaik untuk Timnas Indonesia agar peringkat dunia naik, kemampuannya meningkat dan tentunya mampu bersaing dengan negara lain. 

Apalagi 2020 mendatang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tentunya ini harus menjadi momen bahwa timnas mampu bersinar dan berprestasi serta mengimbangi timnas dari negara lain yang mempunyai atlet berkualitas dunia.

"Kami ingin memberikan yang terbaik untuk sepakbola Indonesia karena, sebenarnya Indonesia memiliki sejumlah atlet yang mumpuni tapi kemampuannya harus diasah dan ditingkatkan lagi," tambahnya.

Iriawan mengatakan pihaknya meminta Simon McMenemy untuk mendampingin timnas yang terakhir kalinya di Malaysia meskipun yang bersangkutan mengatakan tidak bisa mendampingi lagi. 
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar