Syafii Maarif: Mendikbud jangan serampangan hapus UN

id syafii,ujian nasional,mendikbud

Syafii Maarif: Mendikbud jangan serampangan hapus UN

Mantan Ketum PP Muhammadiyah Syafii Maarif seusai menghadiri pengukuhan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sebagai guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Sportorium UMY, Kamis (12/12/1019). ANTARA/Luqman Hakim

Yogyakarta (ANTARA) - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif mengingatkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim agar jangan serampangan menghapus ujian nasional (UN).

"Jangan serampangan (menghapus UN). (Pendidikan) ini bukan Gojek," kata Syafii usai menghadiri pengukuhan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sebagai guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Sportorium UMY, Kamis.

Syafii Maarif meminta rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menghapus UN tidak diputuskan secara tergesa-gesa serta perlu kajian mendalam.

Menurut Syafii, rencana penghapusan UN tidak bisa direalisasikan secara instan. Rencana itu, kata dia, harus diputuskan secara hati-hati serta perlu ditinjau dari berbagai perspektif.

"Harus dikaji ulang secara mendalam dengan melibatkan pakar pendidikan yang mengerti betul itu ya," kata dia.

Syafii khawatir jika akhirnya dihapus, UN yang selama ini dipandang sebagai penjaga mutu belajar siswa, akhirnya akan membuat para siswa tidak sungguh-sungguh lagi dalam belajar.

"Di mana-mana Ujian Nasional itu ada. Untuk menjaga mutu," kata dia.

Sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan bahwa UN akan digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai 2021. Tes didasarkan pada kemampuan literasi (bahasa), numerasi (matematika), dan karakter.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2024