Penerima vaksin COVID-19 lengkap mencapai 47,71 juta warga Indonesia

id Vaksinasi,COVID-19,Update vaksin,vaksin covid,vaksin corona,vaksin covid-19,vaksinasi

Penerima vaksin COVID-19 lengkap mencapai 47,71 juta warga Indonesia

Seorang warga menuliskan ekspresi usai disuntik COVID-19 saat pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 masyarakat pinggiran Bandara Soekarno Hatta di Belendung, Tangerang, Banten, Rabu (22/9/2021). Vaksinasi yang diselenggarakan Pemkot Tangerang dan Polsek Benda ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi COVID-19 demi terbentuknya herd Immunity atau kekebalan kelompok masyarakat sekita bandara. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Jakarta (ANTARA) - Jumlah warga Indonesia yang telah dua kali mendapat suntikan vaksin COVID-19 atau sudah menjalani vaksinasi lengkap sebanyak 47,71 juta orang, menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada Jumat pukul 12.00 WIB.

Data Satuan Tugas yang diterima di Jakarta, Jumat, menunjukkan jumlah penduduk yang telah selesai menjalani vaksinasi COVID-19 bertambah 727.794 orang menjadi seluruhnya 47.708.141 (47,71 juta) orang.

Sementara itu, jumlah warga yang sudah mendapat suntikan dosis pertama vaksin pada Jumat tercatat bertambah 1.615.771 (1,62 juta) orang menjadi total 84.863.899 (84,86 juta) orang.
 

Adapun total vaksinasi untuk dosis ketiga bertambah sebanyak 11.866 menjadi 890.455 orang.

Pemerintah berencana melakukan vaksinasi COVID-19 pada 208.265.720 juta warga guna mewujudkan kekebalan komunal terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2.

Dengan demikian, jumlah warga yang mendapat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 baru 40,74 persen dari total sasaran dan warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi baru mencapai 22,90 persen dari seluruh target vaksinasi.
 

Pemerintah berupaya mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19 dengan menyediakan lebih banyak fasilitas pelayanan vaksinasi, termasuk di antaranya menyediakan pelayanan vaksinasi keliling, fasilitas lantatur vaksinasi, dan fasilitas pelayanan vaksinasi terapung.

Secara terpisah, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak harus berkolaborasi untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi COVID-19 aman dan halal, agar kekebalan komunitas segera tercapai.
 

"Semua pihak harus berkolaborasi, yakinkan masyarakat bahwa vaksinasi aman dan halal, mempercepat vaksinasi di tempat-tempat yang bisa dijangkau, untuk menyentuh sebanyak mungkin masyarakat," kata Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan itu secara virtual pada Gerakan Nasional Vaksinasi 7 Juta Warga Perkebunan dan Desa-desa Produktif di 17 Provinsi, yang digelar organisasi Projo dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) diikuti dari kanal Youtube GAPKI IPOA, di Jakarta, Jumat.
 

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021