Pemkab Kulon Progo menggelar "Sambanggo" padat karya di Watu Lempeng

id Kulon Progo,Dispar Kulon Progo,Sambanggo

Pemkab Kulon Progo menggelar "Sambanggo" padat karya di Watu Lempeng

Bupati Kulon Progo Sutedjo bersama Forkompimda Kulon Progo melakukan Sambanggo padat karya di Watu Lempeng, Desa Banyuroto, Kecamatan Nanggulan, pada Jumat (21/1). (ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengawali 2022, kembali menggelar Sambanggo dengan program padat karya untuk mempercantik dan mengembangkan kawasan wisata Watu Lempeng, Desa Banyuroto, Kecamatan Nanggulan.

 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo Joko Mursito di Kulon Progo, Jumat, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dengan terlaksananya Sambanggo atau Sambang Kulon Progo untuk pertama kalinya pada 2022.

 

"Sambanggo adalah gerakan padat karya untuk membersamai masyarakat, membersamai pelaku wisata di mana mereka sedang berada dalam kondisi yang sangat sulit tetapi mereka tetap bangkit dan tidak menyerah," kata Joko.

 

Menurut Joko, melalui pemberdayaan masyarakat dapat menjadikan desa wisata lebih maju apalagi di masa pandemi yang berkepanjangan. Dispar berupaya agar masyarakat bisa menjadikan desa wisata lebih maju, sehingga pemberdayaan masyarakat agar keluar dari masa sulit pandemi ini.

 

Selain kegiatan bersih-bersih lingkungan wisata Watu Lempeng, juga ada penyerahan bantuan kepada kelompok sadar wisata (pokdarwis) berupa sarana cuci tangan, sarana kebersihan, masker dan handsanitezer.

Selain itu juga ada bantuan rehab Mushola dari Baznas Kabupaten Kulon Progo senilai Rp15 juta. Tak hanya itu, Kejaksaan Negeri Kulon Progo juga turut memberikan bantuan berupa gazebo, serta cakruk yang dilengkapi alat komunikasi dari dana keistimewaan.

 

"Ada 40 cakruk ditempatkan di destinasi-destinasi wisata di Kulon Progo ini dan diharapkan dengan kelengkapan alat komunikasi bisa digunakan untuk mengurai kepadatan di tempat wisata," katanya.

 

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan dirinya sangat mendukung kegiatan Sambanggo digalakkan secara konsisten guna membangkitkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat pada sektor wisata di Kabupaten Kulon Progo yang terdampak pandemi COVID-19.

 

"Nuansa wisata ini membawa kita pada kesejukan, untuk itu marilah kita bangkit dan tidak menyerah pada masa pandemi dalam meningkatkan ekonomi di masyarakat melalui upaya Sambanggo," kata Sutedjo.

 

Bupati juga berharap Dinas Pariwisata bersinergi dengan perangkat daerah terkait untuk terus mengajak dan mendayagunakan potensi di wilayah Kulon Progo agar bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

"Potensi wilayah harus digali dan dikembangkan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Kami meyakini sektor pariwisata akan menjadi triger kebangkitan ekonomi masyarakat pada masa pandemi COVID-19," katanya.