Pakar: profesionalisme guru perlu didukung kode etik

id guru

Ilustrasi, seorang guru sedang mengawasi ujian di sekolah (Foto Antara)

Yogyakarta, (Antaranews Jogja) - Profesionalisme guru perlu didukung penegakan kode etik guru, kata pakar pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta Prof Suyanto.

"Kode etik guru itu sebagai norma perilaku yang dijunjung tinggi sekaligus sebagai norma komunitas guru," kata Suyanto pada diskusi pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Yogyakarta, Jumat sore.

Selain itu, menurut dia, profesionalisme guru juga harus didukung oleh kompetensi yang standar. Salah satunya adalah memiliki kemampuan penguasaan teknologi informasi.

"Kompetensi itu perlu karena perkembangan teknologi informasi akan mengubah pola hubungan guru-murid, teknologi instruksional, dan sistem pendidikan secara keseluruhan," kata Guru Besar UNY itu.

Sementara itu, Rektor UNY Prof Sutrisna Wibawa mengatakan peningkatan kualitas pendidikan di era reformasi melalui perkembangan pendidikan secara nasional belum mampu memberikan hasil yang signifikan.

Menurut dia, kurikulum pada era reformasi tergambar dalam UU Nomor 20 Tahun 2003, dengan diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan Kurikulum 2013.

Namun, kata dia, fakta di lapangan menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan ke arah yang lebih baik secara global belum tercapai.

"Suatu inovasi yang dilaksanakan dengan adanya berbagai strategi dalam perubahan kurikulum mulai dari KBK sampai dengan penyempurnaannya melalui KTSP mencerminkan belum tercapainya peningkatan kualitas pendidikan, sedangkan Kurikulum 2013 terus berubah sesuai dengan kebijakan menteri," kata Sutrisna.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar