Kapolri menginstruksikan pembentukan satgas antiteroris di semua polda

id tito

Kapolri (antaranews.com)

Depok (Antaranews Jogja) - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa pihaknya menginstruksikan semua kepolisian daerah (polda) untuk membentuk Satgas Antiteror guna memberantas para pelaku terorisme.

"Saya sudah perintahkan semua polda membuat Satgas Antiteror. Jumlah personelnya tergantung pada wilayah dan peta kerawanan masing-masing," kata Jenderal Tito di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin.

Menurut dia, tujuan pembentukan Satgas Antiteror ini untuk memberantas orang-orang yang terlibat dalam teror Bom Surabaya hingga ke akar-akarnya.

"Untuk kasus Bom Surabaya, siapa pun yang terlibat, tangkap! Ideolog, inspirator, pelaku, dan pendukung, yang menyiapkan dana, yang menyiapkan bahan peledak, harus ditangkap. Kami sudah tahu peta jaringannya," katanya.

Kapolri mencatat sedikitnya ada 197 orang pelaku terorisme telah ditangkap, yang 20 di antaranya meninggal dunia.

Pihaknya pun meminta jajarannya berhati-hati dalam menangkap para pelaku teror karena pelaku teror merupakan para pelaku siap mati yang tidak segan-segan melukai targetnya, termasuk polisi.

"Jangan mengambil risiko. Kalau mereka mengancam petugas, membahayakan masyarakat, petugas diberikan kewenangan untuk melakukan tindakan tegas dan terukur," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar