Pemkab Sleman anggarkan lebih Rp51 miliar untuk honor GTT dan PTT

id Pemkab Sleman,Bupati Sleman,HUT PGRI,Hari guru

Pemkab Sleman anggarkan lebih Rp51 miliar untuk honor GTT dan PTT

Bupati Sleman Sri Purnomo menyerahkan piala kepada salah guru yang menang dalam lomba dalam rangka HUT PGRI. Foto Antara/ HO/ Humas Sleman

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menambah anggaran untuk honor bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Sleman pada tahun 2020 hingga total lebih dari Rp51 miliar.

"Kenaikan jumlah honor tersebut menyasar GTT dan PTT di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)," kata Bupati Sleman Sri Purnomo pada resepsi HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional tahun 2019 di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Kamis.

Menurut dia, jumlah honor yang akan diberikan bervariasi berdasarkan statusnya. Bagi GTT di sekolah negeri yang sebelumnya menerima honor sebesar Rp420.000 per bulan akan ditambah menjadi Rp700.000 per bulan.

"Sedangkan honor GTT di sekolah swasta yang sebelumnya Rp420.000 akan menjadi Rp600.000 per bulan," katanya.

Sedangkan bagi PTT di sekolah negeri yang sebelumnya menerima honor per bulan Rp350.000 menjadi Rp650.000, sementara untuk PTT di sekolah swasta dari Rp350.000 menjadi Rp500.000 per bulan.

Honor guru PAUD yang saat ini Rp350.000 nantinya juga naik menjadi Rp500.000. Kemudian K2 yang saat ini menerima Rp1.000.000 akan menjadi Rp 1.200.000.

"Kalau ditotal ini jumlahnya satu tahun yang harus dikeluarkan APBD Kabupaten Sleman untuk memberikan bantuan kepada guru-guru non-ASN sebesar Rp51.392.000.000," katanya.

Sri Purnomo mengatakan, hal ini adalah wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap pengabdian para tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Sleman.

Tidak hanya yang GTT dan PTT yang ada di lembaga pendidikan negeri saja, namun Pemerintah Kabupaten Sleman juga memperhatikan kesejahteraan para guru honorer di sekolah swasta.

"Kami tidak tega kalau yang di sekolah negeri dipikirkan tapi yang di sekolah swasta tidak dipikirkan. Karena di beberapa kota lain baru yang dipikirkan guru di sekolah pemerintah saja. Tapi kami di Pemerintah Kabupaten Sleman semuanya dikasih bantuan. Meski jumlahnya tidak seberapa," katanya.

Ketua PGRI Kabupaten Sleman Sudiyo menyambut gembira atas kebijakan baru tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman yang selalu meningkatkan kesejahteraan GTT dan PTT di Kabupaten Sleman untuk setiap tahunnya.

"Saya masih ingat tiga tahun yang lalu fasilitasi untuk GTT itu masih Rp250 ribu, kemudian ada peningkatan di setiap tahunnya," katanya.

Sudiyo juga berterima kasih dengan RS Sakina Idaman yang telah memberikan layanan pemeriksaan dan pemberian tidakan bagi anggota PGRI yang terdeteksi terjangkit Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan katarak secara gratis.

Menurut dia, tahun ini adalah kali ketiga RS Sakina Idaman memberikan pelayanan gratis tersebut dalam rangka HUT PGRI Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan bagi GTT dengan masa pengabdian terlama dan penghargaan berbagai lomba.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar