KPU Gunung Kidul menetapkan empat pasangan calon peserta Pilkada 2020

id Gunung Kidul,KPU Gunung Kidul ,Pasangan peserta pilkada

KPU Gunung Kidul menetapkan empat pasangan calon peserta Pilkada 2020

KPU Gunung Kidul menetapkan empat pasangan calon peserta Pilkada 2020. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menetapkan empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bersaing dalam di Pemilihan Kepala Daerah 2020.

"Yang kami tetapkan empat pasangan calon, semua yang kemarin mendaftarkan kita nyatakan memenuhi syarat setelah penelitian administrasi dan kesehatan," kata Ketua KPU Kabupaten Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani di Gunung Kidul, Rabu.

Adapun keempat pasangan itu masing-masing adalah Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto (PAN, Gerindra, Demokrat, dan PKS), pasangan Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi (NasDem), dan pasangan Sunaryanta-Heri Susanto (Golkar dan PKB).



"Sehingga dengan demikian yang akan berkontestasi dalam Pilkada 2020 ada empat pasangan calon," ucap-nya.

Selanjutnya, pada Kamis (24/9), pihaknya akan melakukan pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon untuk Pilkada 2020 Gunung Kidul.

"Besok pagi kita akan lakukan pengundian dan penetapan nomor urut paslon tetap, kemudian lanjutkan deklarasi pemilu damai hingga 'talk show'," ujarnya.

Ahmadi Ruslan Hani juga berharap hari ini, masing-masing paslon sudah membuat membuka rekening khusus dana kampanye karena dalam proses pilkada ini masing-masing paslon harus menyampaikan laporan dana kampanye.

"Tahap awal, laporan awal dana kampanye harus sudah diserahkan tanggal 25, sehari sebelum kampanye," kata Hani.

Semua itu, kata Hani sebagai bentuk transparansi dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 Gunung Kidul.

"Kemudian nanti di tengah kampanye menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye. Setelah selesai menyerahkan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye, nanti akan diaudit untuk memberikan penilaian transparansi kampanye," tutur-nya.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar