Kemenkes dan Kemendagri memantau Kawasan Tanpa Rokok di Sleman

id Kemenkes Ke Sleman ,Kawasan Tanpa rokok ,Bupati Sleman Kustini ,Kabupaten Sleman ,Sleman

Kemenkes dan Kemendagri memantau Kawasan Tanpa Rokok di Sleman

Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri RI melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memantau perkembangan kesehatan dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Sleman. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri RI melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memantau perkembangan kesehatan dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Sleman, Kamis.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman yang dihadiri langsung Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani komitmen Kawasan Tanpa Rokok oleh Bupati Sleman, Kemenkes, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarya selaku Akademisi.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa saat ini kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Sleman sudah berjalan dan sudah berpayung hukum melalui Peraturan Bupati nomor 2 tahun 2012.

"Selain itu, implementasi KTR di Kabupaten Sleman masih terus ditingkatkan di mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, tempat permainan anak, rumah ibadah, tempat kerja, serta ruang layanan publik," katanya.

Ia mengatakan, dengan kemajuan teknologi saat ini, perlu adanya pendampingan orang tua terhadap anak-anak agar terhindar dari rokok.

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak menular (CP2PTM) yang diwakili oleh Dr Sandra Diah Ratih mengapresiasi Pemkab Sleman yang sudah berupaya dengan pemberlakuan KTR melalui Peraturan Bupati tersebut, dan berharap ke depannya Pemkab Sleman memberlakukan Peraturan Daerah mengenai kawasan tanpa rokok.

"Kami berharap bahwa seluruh kabupaten/kota di Indonesia harus sudah mengimplementasikan sistem kawasan tanpa rokok, sampai dengan seratus persen pada tahun 2024." katanya.

Menurut dia, saat ini Kementerian Kesehatan RI sedang berupaya membangun sistem monitoring menggunakan gadget yang harapannya bisa berjalan dengan baik sampai dengan bulan September di tahun ini.

 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar