Bupati mengingatkan tetap patuhi protokol kesehatan meski level PPKM turun

id Bupati Bantul,PPKM Level 3

Bupati mengingatkan tetap patuhi protokol kesehatan meski level PPKM turun

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19, meski level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di kabupaten itu turun dari 4 ke Level 3.

Bupati Bantul disela meninjau vaksinasi COVID-19 di Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat mengatakan bahwa daerahnya sudah memasuki PPKM Level 3, yang artinya terjadi perbaikan kondisi pandemi COVID-19 setelah berbulan-bulan berada pada PPKM Level 4.

"Namun demikian, kita tidak boleh lengah dan mengabaikan protokol kesehatan, karena pengalaman di daerah lain kasus menurun, kemudian masyarakat lengah, mengira pandemi sudah berakhir, akhirnya protokol kesehatan diabaikan, sudah tidak masker-maskeran, yang terjadi kasus naik lagi," katanya.

Oleh karena itu, kata bupati, protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah tidak boleh dianggap enteng, apalagi dianggap sepele oleh masyarakat, walaupun level PPKM di Bantul sudah turun ke Level 3, dan mulai ada kelonggaran-kelonggaran untuk kegiatan masyarakat.

"Kelonggaran itu, misalnya pada Tanggal 20 September nanti anak-anak kita, baik PAUD TK, SD, SMP dan SMA sudah mulai pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan protokol kesehatan, beberapa aktivitas ekonomi dan sosial kembali dibuka," katanya.

Bupati mengatakan, jika masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan di saat kasus COVID-19 semakin turun, maka diyakini tidak lama lagi level PPKM di Kabupaten Bantul kembali turun ke Level 2, apalagi kasus aktif COVID-19 atau pasien isolasi di Bantul per hari ini tinggal 550 orang.

"Kasus aktif di Bantul dari 15.000-an turun terus hingga hari ini tinggal 550-an orang. Ini adalah hasil kerja keras koordinasi semua pihak, termasuk masyarakat yang taat menerapkan protokol kesehatan. Saya yakin masyarakat Bantul mudah diberikan pemahaman bahwa protokol kesehatan itu sesuatu yang sangat penting," katanya.

Bupati juga mengatakan sebagai upaya mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok, pemkab bersama TNI dan Polri terus menggencarkan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat, agar sasaran vaksinasi di Bantul sebanyak 830 ribuan orang dapat tervaksin hingga akhir tahun.

"Hari ini vaksinasi telah kami genjot, kita berharap sampai akhir tahun ini sudah 100 persen masyarakat Bantul tervaksin, dan dengan bantuan TNI Polri tentu percepatan akan semakin cepat, dan kita akan mencapai kekebalan kelompok 100 persen," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021