XL Axiata siap hadapi lonjakan trafik data di DIY dan Jateng

id xl axiata,trafik

XL Axiata siap hadapi lonjakan trafik data di DIY dan Jateng

XL Axiata menyerahkan bantuan kepada pesantren di Yogyakarta, Senin (3/4/2023) (ANTARA/HO-PXAT)

Yogyakarta (ANTARA) - Jaringan data PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) siap menghadapi lonjakan trafik menjelang mudik dan masa libur panjang Lebaran 2023.

Total jaringan 4G XL Axiata di DIY telah menjangkau lebih dari 420 desa/kelurahan, 7 kecamatan, dan 5 kota/kabupaten, sedangkan di Jateng telah menjangkau lebih dari 7.900 desa/kelurahan, 547 kecamatan, dan 35 kota/kabupaten.

"Dari total sekitar 1,1 juta pelanggan data di DIY, 91 persen merupakan pelanggan data. Sementara itu pelanggan data di Jateng telah mencapai 93 persen dari total sekitar 6,4 juta pelanggan," kata Pj Group Head XL Axiata untuk area DIY dan Jateng Arif Farhan Budiyanto di Yogyakarta, Senin.

Pertumbuhan trafik data sendiri dalam dua tahun terakhir telah mencapai 51 persen untuk DIY dan 65 persen untuk Jateng. "Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kami memperkirakan permintaan terhadap layanan data akan mengalami peningkatan yang pesat. Ini terjadi hampir merata di seluruh kota dan kabupaten yang tersebar di DIY dan Jateng," katanya.

Selain meningkatkan kapasitas, XL Axiata juga melakukan optimalisasi jaringan dengan melihat pola mobilitas pelanggan dan masyarakat pada periode libur Lebaran yang tidak lama lagi. XL Axiata juga telah memastikan ketersediaan produk unggulan terpilih di seluruh saluran distribusi, khususnya di toko-toko pulsa yang mudah dijangkau masyarakat.

Arif menambahkan, secara rutin, perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh kota dan kabupaten yang tersebar di kedua provinsi ini. XL Axiata memperkirakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, peningkatan trafik secara signifikan akan terjadi di beberapa kabupaten seperti Kebumen, dengan perkiraan peningkatan mencapai 61 persen, Purworejo 58 persen, Pemalang 54 persen, Gunungkidul 44 persen, Kulon Progo 34 persen, dan Bantul 21 persen.

"Untuk menjamin kemampuan jaringan dalam menampung lonjakan trafik nantinya, sejumlah langkah strategis telah XL Axiata siapkan, antara lain melalui penambahan kapasitas dibandingkan hari normal biasanya, hingga penerapan teknologi baru. XL Axiata pun menyesuaikan pada tren penggunaan jenis-jenis layanan, terutama layanan data, tradisi mudik, dan pergerakan pelanggan selama libur panjang Lebaran nantinya," kata Arif.

Sementara itu, Director Finance XL Axiata Budi Pramantika mengatakan, pada bulan Ramadhan ini, XL Axiata Peduli menggelar dua program, yaitu XL Axiata Peduli Paket Berbuka dan XL Axiata Peduli Sembako untuk Pesantren.

XL Axiata Peduli Paket Berbuka berupa penyaluran paket makanan berbuka untuk masyarakat prasejahtera, dengan sistem penukaran kupon. Program ini bekerja sama dengan Yayasan Benihbaik dan para mitra lokal seperti warung nasi dan komunitas warga yang bertujuan untuk membantu UMKM lokal.

XL Axiata Peduli Sembako untuk Pesantren, dengan membeli dari UMKM lokal. Target penerima adalah pesantren yang tersebar di Kota Yogyakarta; Kota Bandung; Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan; Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah; Kota Makassar; Kota Surabaya; Kota Jakarta; Kabupaten Bogor, Jawa Barat; Kabupaten Agam, Sumatera Barat; dan Kota Batam.

Sebelumnya, perusahaan melalui program XL Axiata Peduli telah terjun langsung memberikan bantuan makanan sehat untuk program pencegahan stunting di beberapa desa yang tersebar di Indonesia.

XL Axiata berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi kepada masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan, di mana salah satunya melalui aksi sosial berbagi yang telah dilakukan bertahun-tahun melalui program perusahaan, antara lain Program XL Axiata Baik.

Program ini dilaksanakan di kota-kota berbeda untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, karyawan XL Axiata tidak hanya berfokus pada area pekerjaan saja tetapi bisa berkontribusi lebih terhadap negeri.

"Manajemen juga ingin menciptakan budaya karyawan yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya dan semoga hal baik ini dapat menginspirasi dan menciptakan 'domino effects' untuk hal-hal baik lainnya yang bermanfaat," kata Budi.