Legislator: Bantuan langsung usaha kecil lebih berdampak

id pnm

Ilustrasi pameran UMKM korban Merapi (antarayogya.com)

Sleman, (Antara Jogja) - Pimpinan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Heri Gunawan menilai penyaluran langsung bantuan modal kepada usaha mikro kecil akan memberikan dampak langsung untuk perkembangan usaha itu.

"Apa yang telah dilaksanakan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dengan menggenjot eksistensi serta promosi keunikan nasabah di sektor usaha mikro kecil (UMK) selama ini harus ditiru lembaga lainnya," kata Heri dalam Forum Grup Diskusi di Sleman Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, semua lembaga negara diimbau dapat seperti itu, terlebih Bank Indonesia yang perlu lebih mengarah pembiayaan dan pemberdayaan UMK yang sangat menopang ekonomi nasional.

"Pemerintah harus tetap melaksanakan sinergi antar lembaga untuk pengembangan UMK dewasa ini karena tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri," katanya.

Ia mengatakan sinergi yang kuat juga akan memberikan manfaat yang lebih kuat bagi UMK.

Anggota Komisi VI DPR RI Sartono Hutomo mengatakan institusi lain harus meniru apa yang telah dilaksanakan oleh PNM.

"Manfaat yang diterima UMK secara nyata dan konkrit akan berdampak secara langsung bagi perekonomian daerah dan nasional," katanya.

Direktur Utama PT PNM (Persero), Parman Nataatmadja, mengatakan pengusaha mikro dan kecil merupakan tulang punggung ekonomi nasional.

"PNM senantiasa berupaya untuk membantu mereka guna meningkatkan kapasitas usaha bisnis UMK dengan melakukan pendampingan usaha disamping pemberian modal usaha melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM)," katanya.

Menurut dia, betapa penting peran UMK dalam memperkokoh sistem perekonomian nasional, baik sebagai penyedia lapangan kerja, sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, serta penyedia berbagai kebutuhan masyarakat secara mudan dan murah.

"Karena itu, sudah seharusnya para pelaku UKM ini mendapatkan perhatian dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, BUMN dan masyarakat pada umumnya," katanya.

Ia mengatakan, untuk pembiayaan bagi UMK, perseroan memfokuskan melalui ULaMM yang melayani pinjaman bagi pelaku usaha mikro. Dengan skema pembayaran yang fleksibel, ULaMM diharapkan menjadi lembaga pembiayaan langsung bagi UMK yang selama ini belum tersentuh oleh lembaga pembiayaan lainnya.

"Kami akan terus berupaya menyediakan pembiayaan bagi para pelaku UMKM yang selama ini masih banyak yang belum mendapatkan akses pembiayaan," katanya.

Selain melakukan pembiayaan, PNM juga aktif melakukan pembinaan, antara lain berupa pelatihan dan pendampingan melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).

"Aktivitas pembinaan ini merupakan upaya PNM untuk melakukan perkuatan kepada pelaku UKM dengan memberikan modal intelektual, berupa pengetahuan, ketrampilan, dan akses ke sumber daya, tanpa dikenakan biaya apapun," katanya.***3***

(V001)
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar