Kerja sama Lion Group-CFM International menggairahkan industri aviasi

id budi karya sumadi

Kerja sama Lion Group-CFM International menggairahkan industri aviasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan kerja sama Lion Group dengan CFM International bakal menggairahkan pergerakan industri aviasi atau penerbangan nasional ke depannya.

         "Saya atas nama pemerintah bangga dengan Lion yang selalu membuat suatu keyakinan bahwasannya masa depan penerbangan Indonesia akan selalu tumbuh," kata Menhub seusai penandatanganan kerja sama antara CFM International dan Lion Group di Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis.

         Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah duta besar yaitu Dubes Amerika Serikat Joseph Donovan, serta Dubes Prancis Jean-Charles Berthonnet.

         Menhub memaparkan, dengan penandatanganan kerja sama tersebut akan memberikan gairah baru dengan mendorong semakin banyak pesawat dan jalur yang menghubungkan antara Indonesia dengan negara lainnya.

         Selain itu, Budi Karya Sumadi juga mengingatkan bahwa Lion Air saat ini adalah pembeli nomor satu perusahaan manufaktur pesawat asal AS, Boeing.

         "Ini menjadi kebanggaan Indonesia. Semoga ini menjadi kebangkitan dunia aviasi dan pariwisata nasional," katanya.

         Acara penandatanganan kesepakatan hari ini merealisasikan pemesanan 380 unit mesin LEAP-1A yang akan digunakan kepada pesawat Airbus A320neo/A321neo.

         Selain mesin LEAP-1A, Lion Group juga telah memesan 544 unit mesin LEAP-1B untuk digunakan pada pesawat 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 10 yakni 10 unit pesawat tersebut sudah dioperasikan oleh Lion Air.

         CEO Lion Air Group Edward Sirait menyatakan, dengan total armada lebih dari 924 mesinn LEAP dengan nilai total 13,4 miliar dolar AS, Lion Group merupakan pengguna mesin LEAP terbesar di seluruh dunia.

         "Pilihan kami untuk menggunakan mesin CFM pada A320neo family dan Boeing 737 MAX merupakan keputusan yang tepat. Kedua jenis pesawat itu adalah elemen penting dan utama dalam pertumbuhan jangka panjang," ucapnya.

         Sementara itu, Dubes AS Joseph Donovan mengucapkan selamat kepada CFM International dan Lion Group atas kemitraan itu, yang dinilai merupakan sebuah contoh hubungan ekonomi yang kuat antara AS dan Indonesia.

         Menurut Dubes AS, pihaknya sangat gembira melihat hubungan yang semakin meningkat dengan hampir 700 pesawat yang sudah tergabung dalam armada atau dalam pesanan dari CFM.

         "Terima kasih Lion Group atas kepercayaannya kepada CFM yang merupakan perusahaan patungan antara GE Amerika Serikat dan Safan Prancis," paparnya.

         Sedangkan Dubes Prancis Jean-Charles Berthonnet menyatakan, pihaknya selalu mendukung kerja sama yang mendukung terciptanya iklim bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar