Bupati Bantul siap calonkan kembali pada Pilkada 2020

id Bupati Bantul

Bupati Bantul Suharsono (Foto Antara/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) -
Bantul, (Antaranews Jogja) - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Suharsono menyatakan siap mencalonkan kembali menjadi orang nomor satu di kabupaten ini pada Pemilihan Kepala Daerah Bantul yang akan digelar pada 2020.
     
"Ya, rencananya begitu, maju (mencalonkan) bulan September kalau tidak Oktober 2020. Tetapi kan masa jabatan Bupati berlaku tetap sampai 17 Februari 2021," kata Suharsono usai meresmikan penggunaan Pasar Turi Bambanglipuro di Bantul, Selasa. 
     
Suharsono yang berpasangan dengan Abdul Halim Muslih tersebut terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Bantul 2015, akan tetapi mereka dilantik Gubernur DIY pada 17 Februari 2016, sehingga masa jabatan mereka berakhir pada 2021.
     
Suharsono yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Bantul ini mengatakan keinginannya untuk mempertahankan kepala daerah ini bukanlah suatu sikap yang keras kepala, namun karena dirinya masih semangat mengabdi mensejahterakan masyarakat Bantul.
     
Selain itu, yang juga menjadi pertimbangan lain bagi dirinya untuk kembali memimpin Bantul ini, menurut dia, karena masyarakat Bantul masih menaruh kepercayaan dan menghendaki dirinya agar kembali menjadi Bupati Bantul.
     
"Saya tidak ngotot sekali (menjadi Bupati Bantul kembali). Kalau saya masih dipercaya ya 'matur nuwun', terimakasih. Dan bisa memperbaiki Bantul lebih tuntas. Maksimum (menjadi bupati) dua kali," katanya.
     
Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul Setiya mengatakan menyambut baik pernyataan Bupati Bantul Suharsono yang siap maju kembali menjadi bupati Bantul pada periode kedua atau 2021-2026.
   
 "Bagus kalau Pak Harsono (Suharsono) bersedia maju Bupati lagi. Meskipun sudah cukup sepuh (tua), namun kesediaan beliau untuk maju kembali pada Pilkada 2020 patut diapresiasi," kata wakil rakyat dari Banguntapan ini.
     
Dia mengatakan, bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung adalah sarana rakyat memilih pemimpin terbaiknya. Rakyat menggunakan sistem demokrasi, sehingga keputusan ada di tangan rakyat sebagai pemilih.
     
"Saya sendiri berharap Pilkada ke depan, akan muncul banyak pasangan calon. Bagus kalau bisa empat atau lima paslon (pasangan calon). Jadi rakyat Bantul akan disuguhi banyak pilihan yang tentunya akan saling memberikan penawaran terbaik," katanya. 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar