Dishub Yogyakarta mengantisipasi titik parkir liar

id parkir liar

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memberikan marka garis biku-biku warna kuning sebagai daerah larangan parkir tepi jalan umum (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memetakan sejumlah titik yang berpotensi dipergunakan sebagai lokasi parkir liar selama libur Lebaran.

“Terdapat beberapa lokasi yang kerap digunakan sebagai parkir liar seperti di Jalan Prof Yohannes sisi barat, Jalan Suryatmajan dan di sekitar simpang jalan,” kata Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarat Imanudin Aziz di Yogyakarta, Rabu.

Ia mencontohkan, di Jalan Prof Yohannes sudah disiapkan parkir di tepi jalan umum di sisi sebelah timur, sedangkan untuk sisi barat bebas dari parkir dan sudah diberi marka biku-biku kuning untuk menegaskan bahwa bahu jalan tersebut dilarang dimanfaatkan sebagai ruang parkir.

“Kami pun sudah memberikan pembinaan ke juru parkir di lokasi tersebut. Harapannya, mereka tetap mengarahkan masyarakat untuk memanfaatkan ruang parkir yang sudah disiapkan di sisi timur jalan,” katanya.

Sedangkan untuk di Jalan Suryatmajan, Aziz mengatakan, sudah memanggil pengelola parkir agar tidak memanfaatkan ruang di luar tempat parkir yang sudah ditetapkan.

Selain itu, pelanggaran parkir juga kerap terjadi di ruas Jalan Brigjen Katamso. “Di ruas jalan tersebut, tidak boleh digunakan untuk parkir bus. Bus kami arahkan menggunakan ruang parkir di Purawisata,” katanya.

Keberadaan parkir liar di tepi jalan, lanjut Aziz, akan menjadi hambatan lalu lintas dan berpotensi menyebabkan kemacetan terutama saat libur Lebaran karena volume kendaraan yang masuk ke Kota Yogyakarta mengalami kenaikan.

Pada masa libur Lebaran tahun ini, terdapat 12 titik parkir yang bisa dimanfaatkan wisatawan, baik parkir yang dikelola pemerintah daerah maupun tempat khusus parkir yang dikelola pihak swasta.

Peta persebaran titik-titik parkir tersebut dapat diakses melalui media sosial Pemerintah Kota Yogyakarta. Di dalam peta tersebut ditampilkan 12 lokasi parkir untuk wisatawan yang terdiri dari delapan lokasi parkir di sekitar Malioboro dan sisanya lokasi parkir di Yogyakarta bagian selatan serta di sekitar GL Zoo.

Delapan lokasi parkir di kawasan Malioboro adalah Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati yang berada di Jalan P. Senopati dengan kapasitas 15 bus dan 20 mobil, TKP Ngabean di Jalan Wahid Hasyim dengan kapasitas 30 bus, 40 mobil dan 120 sepeda motor.

TKP Sriwedari di Jalan P. Senopati dengan kapasitas 50 mobil, 120 sepeda motor, TKP Malioboro II di Jalan Pabringan dengan kapasitas 200 mobil dan 400 sepeda motor, TKP Malioboro III di Jalan Ketandan Wetan (eks UPN) dengan kapasitas 150 mobil dan 520 sepeda motor, TKP Beskalan di Jalan Beskalan dengan kapasitas 19 mobil dan 330 sepeda motor, TKP Abu Bakar Ali di Jalan Abu Bakar Ali dengan kapasitas 18 bus, 25 mobil dan 2.800 sepeda motor, serta di Parkir Barat Stasiun Tugu dengan kapasitas 20 bus, 160 mobil, dan 450 sepeda motor.

Selain itu, wisatawan juga bisa mengakses parkir di Purawisata dengan kapasitas 16 bus, Utara Purawisata di Jalan Ireda dengan kapasitas 10 bus dan lahan eks STIE Kerjasama di Jalan Parangtritis km 3,5 dengan kapasitas 100 bus.

Sedangkan di Yogyakarta bagian timur, juga disiapkan parkir untuk GL Zoo di Jalan Kebun Raya serta di Jalan Veteran dengan kapasitas 62 bus, 250 mobil, dan 450 sepeda motor.
 

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar