Sebanyak 28 calhaj Kulon Progo diberangkatkan 4 Agustus 2019

id haji

Sebanyak 28 calhaj Kulon Progo diberangkatkan 4 Agustus 2019

Ilustrasi. Seorang calon haji menunggu bus di Halte 4 Syisyah Mekkah untuk menuju ke Masjidil Haram, Mekkah, Rabu (24/7/2019). Tahun ini sebanyak 9 rute bus shalawat dioperasikan Pemerintah Indonesia untuk melayani jamaah hajinya yang tinggal di pondokan di 7 zona seputaran Kota Mekkah. ANTARA/Hanni Sofia/aa

Kulon Progo (ANTARA) - Sebanyak 28 calon haji dari Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang masuk Kloter 97 SOC akan diberangkatkan pada 4 Agustus 2019.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulon Progo Nurudin di Kulon Progo, Rabu mengatakan total calon haji reguler Kulon Progo sebanyak 328 orang yang terdiri dari 326 calhaj reguler bersama dua petugas dan 26 calhaj khusus atau plus.

"Rombongan besar ini terbagi menjadi tiga kloter, yakni 29 SOC sebanyak 297 orang (dikurangi Rusiyanti) 96 SOC, dua orang dan 97 SOC, 28 orang," kata Nurudin.

Ia mengatakan kloter pertama diberangkatkan pada Senin (17/7), kemudian kloter dua dan tiga diberangkatkan 4 Agustus nanti.

Pada kloter pertama dengan kode Kloter 29 SOC seharusnya 298 orang tapi ada satu  yang sakit yakni Rusiyati warga Wahyuharjo Lendah maka menjadi 297 orang.

Saat di Mekkah, ketiga kloter akan menempati wilayah Jarwal, tapi dengan Maktab yang berbeda. Pun demikian ketika kembali ke Tanah Air.

"Nantinya kloter 29 SOC pulang pada 27 Agustus, sedangkan Kloter 96 dan 97 SOC pada 15 September," katanya.

Nurudin mengatakan calon haji Kulon Progo didominasi usia 51 tahun sampai 60 tahun degan jumlah 108 orang. Disusul usia 61 sampai 70 tahun berjumlah 101. Adapun untuk calhaj termuda Kulon Progo, yakni Abdurrahim Alim, 20, mahasiswa asal Dusun Pundak Kidul, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan. Sedangkan calhaj tertua Ponilah Sastro Dimejo, 92, seorang petani asal Dusun Pengos, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh.

"Semoga kembali ke Tanah Air dengan mabrur," harapnya.
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar