Astra Financial menyerahkan bantuan ventilator kepada Pemda DIY

id astra financial

Astra Financial menyerahkan bantuan ventilator kepada Pemda DIY

Direktur ACC Mohammad Farauk (tengah) usai menyerahkan bantuan tiga ventilator kepada Pemda DIY (HO-Istimewa)

Yogyakarta (ANTARA) - Astra Financial sebagai bagian dari tujuh divisi bisnis Grup Astra di bawah PT Astra International Tbk menyerahkan bantuan tiga ventilator kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diterima Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Penyerahan bantuan ventilator dari Astra Financial tersebut diwakili oleh Chief Executive Officer Astra Credit Companies (ACC) Siswadi didampingi Direktur ACC Mohammad Farauk dan Chief Compliance & Risk Management Asuransi Astra Adi Sepiarso di Kantor Gubernur DIY.

"Program bantuan Astra Financial ini diselenggarakan seiring dengan meningkatnya data masyarakat terdampak COVID-19 di berbagai wilayah di Indonesia. Konsep berbagi ini sesuai dengan motto Nurani Astra 'Berbagi Untuk Negeri'," kata Direktur ACC Mohammad Farauk dalam rilis, Jumat.

Bantuan ventilator dari Astra Financial tersebut berasal dari ACC sebanyak dua unit dan Asuransi Astra sebanyak satu unit. Dengan diserahkannya tiga ventilator tersebut berarti Astra Financial telah menyalurkan 18 unit.

Sebanyak 18 ventilator itu berasal dari PT Federal International Finance (FIFGROUP) 8 unit, ACC 6 unit, dan Asuransi Astra 4 unit ke seluruh daerah di Indonesia.

Astra Financial menyerahkan ventilator yang merupakan alat bantu pernapasan, salah satu komponen vital dalam menunjang hidup pasien COVID-19 yang tengah dalam kondisi kritis. Pemberian bantuan ventilator menjadi bentuk kepedulian Astra Financial untuk mendukung upaya tenaga medis di rumah sakit.

Bantuan ventilator dari Astra Financial untuk masyarakat Yogyakarta ini diharapkan dapat membantu menekan angka penderita COVID-19 yang berdasarkan data resmi dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta hingga 13 September 2020 terdapat 13. 268 pasien suspek COVID-19.
 
Ia mengatakan bahwa di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini ventilator menjadi kebutuhan yang sangat krusial. ACC dan Asuransi Astra yang merupakan bagian dari Astra Financial merasakan sekali kondisi tersebut.

"Hari ini adalah penyerahan tahap ke-7 dari Astra Financial sebanyak tiga ventilator yang berasal dari ACC dan Asuransi Astra. Kami berharap Bapak Gubernur DIY bisa menerima dengan baik bantuan dari Astra Financial ini untuk diserahkan ke rumah sakit yang membutuhkan," kata Farauk.

Astra Financial sebelumnya telah menyerahkan ventilator untuk Jawa Tengah sebanyak 5 unit, Sumatera Utara 3 unit, Singkawang 1 unit, Jawa Barat 4 unit, Nusa Tenggara Barat 1 unit, dan Bali 1 unit.

Sebelumnya, pada 27 April 2020, Grup Astra di bawah komando PT Astra International Tbk pada tahap pertama telah membagikan 30 ventilator kepada 3 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien COVID-19 di Jakarta.

Tiga rumah sakit itu yakni Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto (15 unit), Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet (10 unit), dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso (5 unit) yang bertujuan untuk membantu pasien positif COVID-19 yang dirawat di institusi kesehatan tersebut.

"Kemudian, 10 ventilator tahap kedua telah disalurkan ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua pada Juni dan Juli 2020. Pada tahap ketiga, Grup Astra juga menyerahkan 43 ventilator untuk tujuh provinsi di Indonesia," kata Farauk.

Director-in-Charge Astra Financial Suparno Djasmin mengatakan Astra Financial juga telah mendukung program pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19 dengan memberikan bantuan sembako.

"Total bantuan sembako yang diserahkan Astra Financial hingga Mei 2020 mencapai 71.260 paket senilai Rp14,252 miliar. Selain sembako, Astra Financial juga memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) di berbagai rumah sakit di beberapa provinsi di Indonesia," kata Suparno.

Astra juga berupaya untuk menjalin sinergi yang berkesinambungan dengan Pemerintah DIY. Hal ini dibuktikan dengan rencana pembangunan Digital Center di Kota Yogyakarta oleh anak perusahaan ACC yaitu PT Sedaya Pratama. ACC Digital Center ini rencananya akan beroperasi pada 2022. 

Farauk mengatakan bahwa sesuai dengan Catur Dharma Astra "Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara", ACC akan membangun sebuah Digital Center yang nantinya diharapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja di Yogyakarta.

"Kota Yogyakarta yang mendapat julukan kota pelajar dipenuhi dengan tenaga kerja muda yang melek digital. Untuk itu, kami membangun ACC Digital Center sebagai industri masa depan yang akan membantu digitalisasi proses bisnis pembiayaan di ACC," katanya.

"ACC Digital Center akan banyak menyerap tenaga kerja sehingga diharapkan dapat membantu pendapatan ekonomi masyarakat Yogyakarta," kata Farauk.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar