Pasien positif COVID-19 DIY bertambah 41 orang

id Pasien positif,Yogyakarta

Pasien positif COVID-19 DIY bertambah 41 orang

Dokumentasi - Petugas medis melakukan rapid test COVID-19 pedagang Pasar Beringharjo, DI Yogyakarta, Kamid (4/6/2020). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww/aa.) (.)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu pada Selasa, bertambah 41 sehingga total menjadi 3.617 orang.

"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini tanggal 27 Oktober 2020 terdapat tambahan 41 kasus positif," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Selasa.

Ia mengatakan jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 41 pasien positif yang tercatat sebagai kasus 3.582 sampai 3.622 itu terdiri atas satu kasus asal Kota Yogyakarta, 23 kasus Kabupaten Bantul, 10 kasus Gunung Kidul, dua kasus Kabupaten Sleman, serta lima kasus asal Kulon Progo.

Jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas 30 penelusuran kontak kasus DIY, dua kasus periksa mandiri, tiga kasus perjalanan luar daerah, serta enam kasus masih dalam penelusuran.

Berty mengatakan tambahan kasus pada Selasa ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 418 sampel spesimen dari 336 orang.

Selain pasien positif, ia juga mencatat 32 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 2.971 kasus.

Ia mengatakan jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 32 pasien sembuh itu terdiri atas tujuh kasus asal Kota Yogyakarta, delapan kasus asal Kabupaten Bantul, serta 17 kasus asal Kabupaten Sleman.

Selain itu, tercatat satu kasus meninggal yakni kasus 3606, laki laki, 65 tahun asal Gunung Kidul dengan komorbid hipertensi.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, total suspek COVID-19 hingga Selasa, tercatat 13.714 orang.

Dari jumlah suspek tersebut, 3.617 orang terkonfirmasi positif di mana 2.971 orang di antaranya sembuh dan 89 orang meninggal.


 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar