Pasien sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 117 menjadi 9.984 orang

id RS COVID-19

Pasien sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 117 menjadi 9.984 orang

Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bantul di Bambanglipuro, Bantul, DIY (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah 117 orang, sehingga total kasus pulih dari paparan virus corona baru tersebut per Kamis menjadi 9.984 orang.

Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Kamis malam, menyebut pasien sembuh itu rinciannya dari Kecamatan Pleret 29 orang, disusul Kecamatan Banguntapan 27 orang, kemudian Kecamatan Sewon 15 orang, dan Kecamatan Bantul 13 orang.

Dari Kecamatan Pandak 10 orang, Jetis empat orang, Sanden empat orang, sisanya dari Srandakan, Pajangan, dan Imogiri masing-masing tiga orang, Kasihan dua orang, serta dari Bambanglipuro, Dlingo, Piyungan, dan Sedayu masing-masing satu orang.

Dalam periode yang sama terdapat penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 94 orang, dari Kecamatan Pajangan 22 orang, Banguntapan 10 orang, serta Jetis, Pleret, dan Sewon masing-masing sembilan orang, Imogiri tujuh orang, dan Srandakan enam orang.

Dari Bantul lima orang, Pandak empat orang, sisanya dari Pundong, Sedayu, dan Bambanglipuro masing-masing tiga orang, Dlingo dua orang, dan Sanden satu orang, serta Kasihan satu orang. Total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi menjadi 11.084 orang.

Untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal dunia pada hari ini tercacat tiga orang, dari Kecamatan Jetis, Imogiri, dan Kasihan, sehingga total kasus kematian di Bantul 299 orang.

Dengan perkembangan kasus COVID-19 harian itu, maka data pasien COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi dan perawatan tenaga kesehatan di sejumlah rumah sakit rujukan per Kamis berjumlah 801 orang.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Bantul bersama-sama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

"Dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga harak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas," kata Abdul Halim yang juga Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul itu.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar