Pasar Beringharjo dilengkapi genset 500 KVA

id pasar beringharjo dilengkapi genset

Pasar Beringharjo (Foto Antara/Rizky)

Jogja (ANTARA Jogja) - Pasar tradisional  Beringharjo Yogyakarta segera dilengkapi fasilitas genset berkekuatan 500 kilovolt ampere untuk mendukung kecukupan kebutuhan listrik apabila terjadi pemadaman dari PLN.

"Pasar ini sebelumnya sudah punya genset, tetapi belum bisa mencukupi kebutuhan apabila terjadi pemadaman listrik. Untuk itu pada tahun ini diadakan genset dengan daya yang lebih besar," kata Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Achmad Fadli di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, sejak 1993, Pasar Beringharjo telah dilengkapi dengan genset, namun hanya berkekuatan 30 KVA dengan output sekitar 25.000 watt.

Dengan adanya genset baru yang berkekuatan 500 KVA , maka output yang dihasilkan bisa lebih besar, yaitu mencapai 450.000 watt atau sudah mampu mencukupi kebutuhan listrik di pasar tersebut.

Untuk operasional genset dengan daya yang cukup besar tersebut, Dinas Pengelolaan Pasar tidak akan memungut biaya operasionalnya kepada sekitar 6.800 pedagang yang ada di pasar tersebut.

Sebelumnya, apabila listrik padam, maka pedagang di pasar tersebut menyalakan lilin atau menggunakan genset berukuran kecil yang kurang aman karena rawan menyebabkan kebakaran.

"Pemadaman listrik di Beringharjo sering terjadi. Karenanya, pemerintah pun memutuskan untuk mengganti genset lama karena pasar ini merupakan pusat wisata belanja di Yogyakarta. Malu kalau listrik mati, apalagi pembeli di sini tidak hanya dari Yogyakarta, tetapi dari seluruh Indonesia, bahkan turis asing," katanya.

Sedangkan genset lama di Pasar Beringharjo tersebut akan dipindahkan ke Pasar Klithikan.

Sedangkan Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Genset Pasar Beringharjo Ridho Hasan mengatakan, dana yang dianggarkan untuk pembelian genset adalah Rp935 juta.

Operasional genset tersebut membutuhkan solar sekitar 50 hingga 70 liter per jam. "Genset yang akan dipasang di Pasar Beringharjo tersebut juga merupakan genset yang rendah getaran dan tidak menimbulkan suara yang ribut," katanya.

Dengan daya 500 KVA dan output mencapai 450.000 watt, dipastikan genset tersebut akan mencukupi kebutuhan Pasar Beringharjo karena penggunaan listri di pasar tersebut adalah sekitar 240.000 watt.

Saat ini, tengah dibangun rumah genset untuk meletakkan genset berukuran sekitar satu mobil tersebut di Blok I lantai satu Pasar Beringharjo.

Rumah genset tersebut berukuran 6,5 meter x 5 meter dilengkapi dengan sumuran sedalam 1,5 meter agar getaran genset yang berukuran besar tersebut tidak mengganggu pedagang atau pengunjung di pasar.

"Pembangunan akan segera diselesaikan. Saat genset datang, rumah genset ini sudah selesai dibangun," kata Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Pembangunan Rumah Genset Pasar Beringharjo Supriyadi.

Total dana yang dianggarkan untuk pembangunan rumah genset tersebut adalah Rp50 juta yang dianggarkan dari Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Kota Yogyakarta.

(E013)


Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar