Arkeolog : Blora berpotensi dibuat lorong waktu peradaban

id gua kidang

Arkeolog : Blora berpotensi dibuat lorong waktu peradaban

Ilustrasi (Foto Istimewa)

Sleman (Antara Jogja) - Peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta menilai situs manusia prasejarah Gua Kidang, di Blora, Jawa Tengah, berpotensi dibangun museum berupa diorama atau lorong waktu, sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat umum.

"Lebih ke rekomendasi nilai, mungkin bagusnya dibuat suatu museum situs. Suatu lorong waktu," kata Ketua Tim Peneliti situs Gua Kidang dari Balai Arkeologi Yogyakarta, Indah Asikin Nurani, Minggu.

Menurut dia, di situs prasejarah Gua Kidang, selain ada temuan manusia prasejarah juga ada temuan lainnya. sperti yang ada di dekatnya, ada Bendungan Bentolo.

"Di bandungan tersebut kemungkinan juga merupakan salah satu tempat untuk berburu bagi manusia prasejarah. Dilihat dari geomorfologi lahannya, ada binatang di situ, jadi bisa terekonstruksi," katanya.

Ia berharap agar tidak ada perubahan besar di lokasi-lokasi temuan penting tersebut.

"Seperti ada pembangunan menggunakan beton. Yang ada saat ini tidak usah diubah," katanya.

Indah mengatakan, pihak Balai Arkeologi Yogyakarta himgga kini terus melakukan penelitian di sana untuk mengetahui banyak hal yang dirasa masih misteri.

"Dari sisi teknologi hingga sosial budaya manusia prasejarah yang saat ini sudah banyak menunjukkan hasil. Semisal temuan tiga rangka manusia prasejarah di Gua Kidang," katanya.

Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta, Siswanto, mengatakan penelitian seperti ini didasarkan pada aspek permasalahan.

"Penelitian dilakukan untuk menjawab aspek permasalahan terutama peradaban manusia pada zamannya dulu," katanya.
V001
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar