PNS meriahkan "fashion show" Pasar Lebaran 2018

id batik

Ilustrasi, Bupati Sleman Sri Purnomo mengamati produk batik pewarna alam di Sentra Batik Plalangan, Pendowoharjo. (Foto Humas Sleman)

Sleman (Antaranews Jogja) - Sebanyak 27 pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengikuti Lomba Fashion Show Pasar Lebaran 2018 di halaman kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, Selasa.

"Lomba Fashion Show dalam rangka memeriahkan Pasar Lebaran 2018 ini mengangkat tema `Batik Warna Alam`," kata Sekretaris Disperindag Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih.

Menurut dia, tema yang diangkat pada acara tersebut sejalan dengan semangat Bupati Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman yang ingin agar batik dengan pewarna alami identik dengan Sleman.

"Hal ini juga sejalan dengan Dekranasda Kabupaten Sleman yang tengah mengangkat kerajinan berbasis budaya sebagai dasar pengembangan industri kerajinan," katanya.

Ia mengatakan, Disperindag Sleman dan Dekranasda Sleman selalu berupaya menggali, mengembangkan dan melestarikan warisan budaya bangsayang dapat dikolaborasikan dengan pemasaran produk-produk UKM.

"Diharapkan dengan adanya acara tersebut, masyarakat dapat lebih mengenali dan menghargai batik dengan pewarna alami hasil para pembatik Sleman. Mudah-mudahan acara ini dapat mengenalkan kita dengan batik pewarna alami dari Sleman. Semoga acara ini bermanfaat untuk kita semua," katanya.

Pada lomba fashion show tersebut menghadirkan dewan juri yang berjumlah tiga orang, yaitu Gita Gilang, Rony Billiardo Tinus dan Oscar Abdul Aziz.

Selain lomba batik warna alami, pada Fashion Show tersebut juga ditampilkan Eco Print Show.

Eco Print adalah teknik pewarnaan alami dengan menggunakan daun sebagai alat untuk membuat motifnya. Berbagai jenis busana dengan bahan Eco Print diperagakan oleh model dari BPD SLeman, Bank Sleman, dan Dimas Diajeng Sleman.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar