Bakti Kemkominfo mendorong pembangunan BTS 4.005 desa

id menara telekomunikasi

Bakti Kemkominfo mendorong pembangunan BTS 4.005 desa

Ilustrasi (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan  Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) untuk akses komunikasi di 4.005 desa.

        Untuk itu, BAKTI menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah yang dihadiri 26 Provinsi meliputi 128 Kabupaten dari 4.005 desa yang belum terjangkau sinyal selular pada 8-11 Juli 2018, demikian siaran pers BAKTI, Senin.

        Pembanguan BTS tersebut merupakan salah satu upaya dalam rangka memenuhi target seluruh wilayah Indonesai terakses oleh sinyal komunikasi pada 2020.

        Direktur Penyediaan Infrastruktur BAKTI, Dhia Anugrah Febriansyah, dalam paparannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi bertujuan untuk memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Daerah atas penyediaan lahan untuk pembangunan BTS di 4.005 desa tersebut.

        Hal ini karena model bisnis penyediaan BTS yang dibiayai USO (kewajiban layanan universal) mewajibkan Pemda untuk menyediakan lahan seluas 20 x 20 meter persegi sebagai lokasi untuk instalasi BTS.

        BTS nantinya akan dibangun oleh BAKTI yang dulunya bernama Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BPPPTI) bekerja sama dengan operator.     
   
        Dalam kesempatan itu Dhia juga menyampaikan, sejak 2015 sampai dengan 2018, BAKTI telah membangun 855 BTS yang tersebar di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).

        Sementara itu, kajian pembangunan jaringan konektivitas dan akses telekomunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapati 7.480 desa belum terjangkau sinyal komunikasi.

        Sedangkan BAKTI sendiri sejak 2015 telah membuat 3.000 desa dapat mengakses sinyal komunikasi.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar