PAD pariwisata di Gunung Kidul optimistis tercapai Rp28.246 miliar

id Pariwisata

Pantai Baron Kabupaten Gunung Kidul dipadati pengunjung (Foto ANTARA/Mamiek)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) -  Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, optimistis target pendapatan asli daerah sektor pariwisata 2018 sebesar Rp28.246.144.000 akan tercapai.
     
Sekretaris Dispar Gunung Kidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan Dispar akan mengoptimalkan sisa waktu dua bulan ini.
     
"Sisa dua bulan ini kami optimis bisa mencapainya," katanya.
     
Ia mengatakan dari target PAD sektor pariwisata sebesar Rp Rp28.246.144.000, pada awal November ini sudah tercapai Rp20.671.143.670. Dari target sebanyak 3.184.286 wisatawan, sekarang sudah tembus sebanyak 2.585.615 orang.
   
"Target PAD pariwisata sudah realistis mengingat tinggal dua bulan. Puncaknya liburan akhir tahun periode mulai 24 Desember 2018  - 1 Januari 2019," katanya.
     
Hary menjelaskan optimisme dilihat dari setiap tahun rata-rata terjadi peningkatan sebanyak 200.000 sampai 300.000 pengunjung.
     
"Kami berupaya menargetkan kunjungan wisata meningkat setiap tahun. Target peningkatan pengunjung sudah diperhitungkan secara seksama," katanya.
     
Ia mengatakan berupaya meningkatkan kunjungan dengan menambah destinasi wisata di kawasan utara seperti Gedangsari dengan flying fox salah satu terpanjang di ASEAN, memberikan alternatif atraksi dan membuat destinasi baru.
     
"Destinasi dengan memberikan alternatif atraksi baru di zona utara agar terjadi pergerakan wisatawan sehingga distribusi sebaran wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di sisi selatan," katanya.
     
Dia mengatakan pada 2010 sudah pemda telah mengupayakan untuk memberikan alternatif destinasi, seperti Gunung Api Purba Nglanggeran, Gua Pindul, Kalisuci, dan sejumlah lokasi lainnya.
   
"Diversifikasi daya tarik wisata untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Diversifikasi daya tarik wisata di semua destinasi,” katanya. ***1***
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar