MRI-ACT DIY gelar "roadshow" ajak masyarakat peduli Palestina

id Act

MRI-ACT DIY menggelar "roadshow" di beberapa masjid di Yogyakarta untuk mengajak masyarakat setempat peduli terhadap keadaan Palestina yang masih mengalami kiris kemanusiaan. (Istimewa)

Yogyakarta, (Antaranews Jogja) - MRI-ACT Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar "roadshow" di beberapa masjid di Yogyakarta untuk mengajak masyarakat setempat peduli terhadap keadaan Palestina yang masih mengalami kiris kemanusiaan.
     
Roadshow yang digelar pada Senin (11/2) bersama Ustadz Muhammad Husein Gaza mengangkat tema Bertajuk "Humanity Care For Palestina". Road show digelar dibeberapa masjid di Yogyakarta seperti Masjid Saliman Suciati, Masjid Al Aman, Rumah Warna, Teras Dakwah dan lain sebagainya. 

Dalam penjelasannya Muhammad Husein mengatakan bahwa kondisi Palestina hingga kini semakin memburuk.
     
"Bagaimana tidak memprihatinkan, sungai utama yang mengalir ke Gaza dari danau Tiberias alirannya di tutup dan diganti limbah-limbah pabrik milik Israel, jadi sekarang hampir semua mata air di Gaza tercemar," kata dia.
 
Selain itu, pasokan listrik dibatasi hanya dua jam per hari oleh Israel, selebihnya masyarakat di Gaza terpaksa menggunakan lilin untuk penerangan.
"Yang paling banyak merasakan dampak pembatasan ini adalah rumah sakit karena perawatan untuk orang sakit membutuhkan pasokan listrik 24 jam," kata dia.

Muhammad Husein merupakan putra asli Indonesia yang kebetulan sedang menyelesaikan studi S2 nya di Gaza, dan telah berada di Palestina sejak 2011 silam.

Dalam agenda roadshow yang digelar selama tiga hari sejak hari sabtu (9/2), MRI-ACT DIY bersama Muhammad Husein, para jamaah diajak untuk mendoakan masyarakat Palestina agar penderitaannya segera diangkat, dan tak lupa untuk menyalurkan donasi kepedulian melalui Aksi Cepat tanggap (ACT) untuk membantu Palestina. Setidaknya selama roadshow di Jogja tersebut telah terkumpul donasi sekitar Rp400 juta.  
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar