Laju deforestasi hutan alami penurunan

id deforestasi ,tutupan hutan,hutan indonesia

Laju deforestasi hutan alami penurunan

Asap mengepul dari lokasi pembukaan lahan baru di kawasan hutan lindung Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Kamis (2/5/2019). (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebut laju deforestasi hutan mengalami penurunan dari 480.000 hektare menjadi 440.000 hektare per tahun sepanjang 2017 sampai 2018.

Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan R A Belinda Arunawati Margono di Jakarta, Rabu, menjelaskan data laju deforestasi 440.000 hektare (ha) per tahun berasal dari angka deforestasi bruto 490.000 ha per tahun dikurangi reforestasi 50.000 ha; dan mencakup deforestasi tidak terencana dan terencana.

Berdasarkan pemantauan hutan dan deforestasi di seluruh daratan Indonesia yang luasnya 187 juta ha, baik di dalam kawasan hutan maupun di luar kawasan hutan, serta peta Rupa Bumi Indonesia dalam program Kebijakan Satu Peta, luas lahan berhutan Indonesia mencapai 93,5 juta ha dan 71,1 persen atau 85,6 juta ha di antaranya berada di dalam kawasan hutan.

"Jadi sudah fifty-fifty. Sudah sama ini, 50 persen berhutan, 50 persen tidak berhutan, dari total luas lahan Indonesia yang 187 juta hektare," kata Belinda.

Hasil pemantauan hutan menggunakan Sistem Monitoring Kehutanan Nasional (SIMONTANA) juga menunjukkan luas deforestasi tertinggi terjadi di kelas hutan sekunder, yakni seluas 300.000 ha, di mana 51,8 persen atau 160.000 ha di antaranya berada di dalam kawasan hutan, dan 150.000 ha sisanya di luar kawasan hutan.

"Deforestasi per fungsi kawasan juga ditampilkan. Paling tinggi memang di APL (Area Penggunaan Lain). Jadi, karena APL itu sebetulnya masih berhutan. Banyak juga APL yang masih mempunyai tutupan hutan alam primer, deforestasi tertinggi memang dari lingkungan kawasan hutan," Belinda menjelaskan.

Kebakaran hutan dan lahan selama 2015 memicu deforestasi tinggi hingga 1,09 juta ha. Luasan deforestasi itu, menurut Belinda, terus menurun, sementara menurut data Global Forest Watch deforestasi di seluruh dunia justru mengalami peningkatan, termasuk di Brasil dan Republik Demokratik Kongo.

"Indonesia masih mengalami deforestasi. Tapi satu-satunya negara yang paling kecil (mengalami deforestasi)," ujar dia.

Pada 2015, deforestasi Indonesia mencapai 1,09 juta ha yang terdiri atas 820.000 ha area di kawasan hutan dan 280.000 ha area di kawasan non-hutan. Pada 2016, deforestasi meliputi luasan 630.000 ha yang terdiri atas 430.000 ha area di kawasan hutan dan 200.000 ha area di kawasan non-hutan.

Deforestasi menyusut lagi pada tahun 2017, mencakup area seluas 480.000 ha yang terdiri atas 300.000 ha area di kawasan hutan dan 180.000 ha area di kawasan non-hutan.

Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar