Satgas: Kasus sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 454 orang

id Nakes Bantul,Covid-19

Satgas: Kasus sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 454 orang

Tenaga kesehatan Dinkes Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Kasus sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari bertambah 454 orang atau lebih banyak dibanding tambahan kasus baru terpapar virus corona tersebut yang bertambah 445 orang.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul, Senin, dengan tambahan orang yang pulih tersebut, maka total angka kesembuhan di Bantul per 19 Juli 2021 sebanyak 21.541 orang, naik signifikan dibanding sebelumnya yang berjumlah 21.087 kasus sembuh.

Sementara total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi berjumlah 33.104 orang.

Untuk kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia pada Senin (19/7) tercatat 22 orang, sehingga total angka kematian di Bantul menjadi 776 orang.

Dengan demikian, data kasus aktif COVID-19 atau pasien asal Bantul yang masih menjalani karantina di rumah sakit dan selter maupun isolasi mandiri sampai Senin (19/7) sebanyak 10.787 orang.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul saat ini sedang menyempurnakan segala ikhtiar berkaitan dengan penanganan COVID-19, mulai dari penerapan kebijakan dan instruksi dari pemerintah pusat dan provinsi hingga pihaknya melakukan refocusing anggaran untuk penanganan penyebaran COVID-19.

"Termasuk di antaranya upaya memastikan ketersediaan oksigen di Bantul dan menambah tempat-tempat tidur bagi pasien COVID-19 serta kesiapan tenaga kesehatan," katanya.

Bupati juga mengatakan, percepatan program vaksinasi COVID-19 akan terus dilakukan tidak hanya terhadap pedagang pasar, pelaku wisata, lansia dan pelayan publik, namun juga memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mendaftar melalui website ikutvaksin.bantulkab.go.id.

"Vaksinasi adalah salah satu ikhtiar untuk memutus penyebaran COVID-19, karena dengan vaksinasi imun akan meningkat dan dapat menangkal virus tersebut. Karena itu pemkab mengajak seluruh masyarakat agar sukarela dan bersedia mengikuti vaksinasi," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar