Petani Banaran surplus gabah 10 persen

id banaran panen surplus

Petani Banaran surplus gabah 10 persen

Ilustrasi panen raya padi (Foto antarafoto.com)

Kulon Progo  (ANTARA Jogja) - Hasil panen padi petani di Desa Banaran, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami surplus gabah hingga 10 persen dari 400 ton gabah kering panen dalam satu kali panen.

"Pada musim panen ke dua, terjadi surplus gabah dari 400 ton gabah kering panen (GKP) menjadi 440 ton GKP dalam satu kali panen," kata Kepala Desa Banaran, Dwi Haryanto di Kulon Progo, Jumat.

Ia mengatakan, luasan sawah di Desa Banaran mencapai 800 hektare. Rata-rata hasil panen di Banaran yakni enam hingga tujuh ton per hektare GKP.

"Hasil panen rata-rata per hektare memang belum maksimal, untuk jenis IR 64 dan Cieherang. Seharunya, dengan kualitas unggul itu, setiap hektarenya mampu menghasilkan gabah minimal delapan ton per hektare," kata Dwi.

Pada masa tanam ketiga, kata Dwi, petani Banaran menanam palawija dan tanaman hortikultura. Tanaman palawija yakni jagung dan kedelai. Sedangkan tanaman hortikultura yakni cabai, melon dan semangka.

"Pada musim tanam ketiga, petani Banaran sangat menikmati hasil pertanian. Harga kedelai pada akhir Juli mampu mendongkrak pendapatan petani dengan mahalnya harga kedelai yang mencapai Rp7.800 per kilogram ditingkat petani. Selain itu, saat panen semangka harga semangka juga tinggi yang mencapai Rp4.000 per kilogram," kata dia.

Masa tanam ketiga ini, kata Dwi, petani sudah melakukan persemaian lahan dan menyebar benih padi. Karena, saluran irigrasi Sapon sudah mengalir sejak 1 Agustus lalu.

"pada awal September ini, petani sudah mulai menanam benih padi. Sehingga pada November mendatang, petani kembali panen lagi. Kami sangat berharap, hasil produksi padi di Desa Banaran terus meningkat. Rata-rata perhektare yang hanya enam hingga tujuh ton per hektare naik menjadi delapan atau sembalian ton gabah kering panen," kata Dwi.

Ia mengimbau kepada petani, untuk menggunakan pupuk secara berimbang supaya hasil panen memuaskan.

(U.KR-STR)

Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar