Disdik Yogyakarta diminta segera tetapkan aturan PPDB

id Disdik yogyakarta,PPDB online,siswa baru

Ilustrasi (ist)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta diminta segera merampungkan dan menetapkan aturan penerimaan peserta didik baru 2018/2019 karena terdapat perubahan mekanisme pendaftaran yang signifikan.

"Jika sudah ada aturan yang ditetapkan, maka Dinas Pendidikan Kota bisa segera melakukan sosialisasi. Semakin cepat akan semakin baik," kata Sekretaris Komisi D DPRD Kota Yogyakarta Fauzi Noor Afshochi di Yogyakarta, Selasa.

Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018/2019, Kota Yogyakarta berencana menerapkan sistem jarak untuk jenjang SMP.

Siswa yang diprioritaskan diterima di sebuah SMP adalah siswa yang bertempat tinggal paling dekat dari sekolah. Penentuan jarak direncanakan menggunakan jarak udara yang diukur dari titik tengah setiap rukun warga (RW) ke SMP negeri di Kota Yogyakarta.

"Karena ada perubahan mekanime pendaftaran yang sangat drastis dibanding tahun lalu, maka perlu sosialisasi sejak dini agar tidak membingungkan masyarakat saat pendaftaran," kata Fauzi.

Selain itu, ia meminta agar Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta tetap melakukan upaya agar tidak ada anak usia sekolah yang tidak memperoleh SMP karena tempat tinggalnya jauh dari sekolah.

"Misalnya saja di Kecamatan Umbulharjo yang tidak memiliki SMP negeri, padahal kecamatan tersebut sangat luas sehingga jarak ke sekolah terdekat pun sudah terhitung jauh dan bisa kalah bersaing dengan siswa lain yang rumahnya dekat dengan sekolah," katanya.

Ia juga mengingatkan Dinas Pendidikan untuk tetap menjaga mutu dan kualitas pendidikan di seluruh sekolah karena tidak akan ada lagi sekolah favorit di Kota Yogyakarta.

"Hal itu dikarekanakan penerimaan diprioritaskan pada jarak terdekat, sehingga nilai bulan lagi menjadi penentu utama," kata Fauzi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budhi Ashrori mengatakan, sosialisasi menjadi faktor yang sangat penting untuk dilakukan menjelang penerimaan siswa baru.

"Kami tunggu penetapan aturannya terlebih dulu baru melakukan sosialisasi. Sosialisasi harus diintensifkan karena ini hal baru," katanya.

Budhi menyebut, sosialisasi akan dilakukan hingga ke kelurahan, yang melibatkan rukun tetangga, dan rukun warga bahkan tim penggerak PKK di wilayah.

Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta memastikan sudah memiliki tabel berisi jarak dari seluruh RW ke 16 SMP negeri di Kota Yogyakarta yang akan dijadikan sebagai panduan saat penerimaan siswa baru tahun ini.
(U.E013) 13-03-2018 17:06:01
Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar