Ribuan pemudik mulai tinggalkan Gunung Kidul

id penumpang bus

Penumpang arus balik dengan transportasi bus di Yogyakarta (Foto Antara/Sigit Kurniawan)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Ribuan pemudik Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah meninggalkan daerah ini dari Terminal Dhagsinarga dengan puncak arus balik Lebaran 2018 yang terjadi pada Selasa (19/6).

"Keberangkatan penumpang di Terminal Dhagsinarga, Wonosari selama Minggu (17/6) hingga Selasa(19/6) sebanyak 3.027 orang dengan 141 bus. Ada tambahan bus sebanyak 56 unit dengan jumlah penumpang 1.396 penumpang," kata Koordinator Terminal Dhagsinarga Wonosari Moch Edy Lestari di Gunung Kidul, Rabu.

Ia mengatakan pada Selasa (19/6) ada beberapa bus mengalami keterlambatan hingga enam jam karena kemacetan terjadi di jalur selatan yaitu Bumiayu hingga Kebumen dan Purworejo.

"Kemungkinan untuk hari ini juga ada keterlambatan, tetapi semoga bisa diatasi," katanya.

Edy mengatakan pihak PO bus yang terlambat sudah menginfokan ke para penumpang, sehingga para penumpang tidak harus menunggu lama.

"Seluruh penumpang sudah diberitahu mengenai adanya keterlambatan ini," katanya.

Sementara peningkatan jumlah penumpang juga terjadi di Terminal Semin. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunung Kidul Syarief Armunanto mengatakan keberangkatan penumpang dari Terminal Semin pada Senin (18/6) berjumlah 387 penumpang dengan 57 bus dan Selasa (19/6) jumlah penumpang 312 dengan 39 bus.

"Kemarin puncak arus balik dari Semin," katanya.

Ia mengatakan kepadatan arus lalu lintas di kawasan Gunung Kidul sudah mulai berkurang, karena jadwal masuk kantor mulai Kamis (21/6).

"Hari ini kemungkinan masih ramai, tetapi tidak sepadat beberapa hari terakhir," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar