Novak tolak anggapan adanya politik tenis

id Novak Djokovic

Novak Djokovic (Foto (reuters))

Yogyakarta (ANTARA) -

Jakarta (Antaranews Jogja) - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic menolak anggapan adanya gesekan dengan Roger Federer dan Rafa Nadal ketika politik tenis merebak ke Miami Open.

Ketegangan di antara tiga nama besar dalam tenis putra itu menyeruak setelah Djokovic, presiden Dewan Pemain ATP, menolak permintaan Federer untuk bertemu selama agenda BNP Paribas di Indian Wells untuk membahas masa depan ketua ATP Chris Kermode, seperti dilansir Reuters, Kamis.

Meskipun masa jabatannya berdampak pada rekor hadiah dan perkembangan baik, Kermode digulingkan sebagai kepala ATP ketika perwakilan pemain di Dewan ATP gagal mendukung perpanjangan kontrak pria Inggris itu.

Sebagai ketua dari 10 anggota Dewan Pemain, Djokovic telah mendorong dilakukannya perubahan, sementara Federer dan Nadal tetap mendukung Kermode atau setidaknya merasa masalah ini membutuhkan diskusi lebih lanjut.

"Saya melihat Roger hari ini, kami berada di upacara pembukaan memotong pita di lapangan tengah. Kami mengobrol ringan, tidak ada waktu untuk membicarakan masalah politik," kata petenis asal Serbia ini menegaskan.

Terkait munculnya kabar ini, Djokovic pun meminta awak media untuk tidak memperbesar urusan internal karena hanya akan mengganggu konsentrasi selama turnamen.

"Kalian tidak perlu membuat ketegangan di antara kami. Sebaliknya saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka berdua," katanya menambahkan.

Dengan status Kermode yang sudah diputuskan, Federer mengatakan bahwa ia masih bersedia untuk berbicara dengan Djokovic tetapi dengan keputusan yang tidak mengikat.

"Banyak hal telah diputuskan sehingga kami akan melihat apakah minggu ini akan terjadi atau tidak, tetapi kami tidak saling memutuskan pada saat ini," kata Federer.

Djokovic menambahkan, jika Federer dan Nadal memiliki pendapat, mereka dipersilakan untuk membagikannya dengan Dewan Pemain kapan saja.

"Dewan pemain hanya bagian dari struktur. Kami bukan bagian dari dewan atau memutuskan apa pun yang akan dipilih nanti. Kami juga sedang berkonsultasi dan berkolaborasi dengan perwakilan dewan pemain kami," pungkas Djokovic.

 

 

Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar