Bus dari Surabaya sempat terlambat masuk Terminal Giwangan

id terminal giwangan, kereta api,bus

Bus dari Surabaya sempat terlambat masuk Terminal Giwangan

Suasana Terminal Giwangan Yogyakarta saat masa Angkutan Lebaran 2018 (Eka Arifa Rusqiyati) (Eka Arifa Rusqiyati/)

Yogyakarta (ANTARA) - Bus dari arah Surabaya mengalami keterlambatan masuk ke Terminal Giwangan Yogyakarta pada H+2 Lebaran, sehingga di terminal utama Kota Yogyakarta tersebut sempat terjadi penumpukan penumpang.

“Ada keterlambatan bus sejak pagi pukul 09.00 WIB karena bus dari arah Surabaya tidak ada yang masuk ke terminal. Ada kepadatan arus lalu lintas di ruas Jalan Solo-Yogyakarta sehingga bus terlambat masuk terminal,” kata Komandan Regu Lapangan Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Yogyakarta Agung Budi di Yogyakarta, Jumat.

Ia mengatakan keterlambatan bus yang disertai dengan kenaikan jumlah penumpang arus balik di Terminal Giwangan Yogyakarta tersebut menyebabkan penumpang menumpuk di terminal, namun  penumpukan sudah berangsur-angsur terurai.

Selain penumpang bus antarkota antarprovinsi, kepadatan penumpang juga terjadi untuk bus antar kota dalam provinsi khususnya tujuan ke Wonosari Gunung Kidul dan daerah di sekitarnya seperti Pracimantoro. “Sempat ada antrean penumpang ke Gunung Kidul, tetapi saat ini sudah terangkut semua,” katanya.

Agung menyebut, keterlambatan bus hanya terjadi untuk bus dari arah timur saja sedangkan bus dari arah barat seperti dari Purwokerto dan Cilacap tersedia cukup banyak di terminal. “Banyak bus yang ‘stand by’ di terminal dan tidak ada penumpukan penumpang,” katanya.

Sementara itu, puncak arus balik di Terminal Giwangan Yogyakarta diperkirakan terjadi pada H+3 Lebaran, Sabtu (8/6).

“Kami juga akan memberangkatkan penumpang untuk program balik gratis dari Kementerian Perhubungan dan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Rata-rata tujuan ke Jakarta, Tangerang, dan Bekasi,” katanya.

Selain mengangkut penumpang, pada program balik gratis tersebut juga diberangkatkan sepeda motor pemudik yang berjumlah 104 sepeda motor untuk program dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan sekitar 200 motor untuk program dari Kementerian Perhubungan. “Sepeda motor diberangkatkan hari ini, Jumat (7/6). Penumpangnya berangkat besok pagi,” katanya.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta Eko Budiyanto juga memperkirakan puncak arus balik penumpang kereta api di Yogyakarta juga terjadi pada Sabtu (8/6).

Ia pun mengimbau penumpang agar memperhatikan jam keberangkatan dan memperhitungkan kondisi arus lalu lintas menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta.

Sedangkan tiket kereta api, Eko menyebut sudah terjual hingga lebih dari 80 persen bahkan untuk beberapa kereta api pada tanggal keberangkatan hingga 11 Juni sudah habis terjual.
Baca juga: Ratusan bus pembawa perantau telah tiba di Gunung Kidul

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar