TMMD berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Sleman

id Bupati Sleman,TMMD,Sleman

TMMD berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Sleman

Bupati Sleman Sri Purnomo menyerahkan alat kerja kepada perwakilan TNI dalam pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2019  di Lapangan Bercak, Desa Jogotirto Kecamatan Berbah. (Foto Istimewa)

Kami berharap kegiatan TMMD tersebut dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di wilayah pedesaan, mengingat proses perencanaan selalu diawali dengan melibatkan instansi dan masyarakat, serta disusun dengan sistem 'bottom up planning.
Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo mengatakan bahwa kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang telah dilaksanakan  di beberapa tempat di Kabupaten Sleman memberikan dampak positif bagi roda perekonomian masyarakat.

"Kami berharap kegiatan TMMD tersebut dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di wilayah pedesaan, mengingat proses perencanaan selalu diawali dengan melibatkan instansi dan masyarakat, serta disusun dengan sistem 'bottom up planning,"  kata Sri Purnomo pada pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II/2019 di Lapangan Bercak, Desa Jogotirto Kecamatan Berbah, Kamis.

Kegiatan dibuka dengan prosesi penyerahan alat kerja kepada perwakilan TNI/Polri dan Linmas serta pemukulan kentongan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo yang didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sleman.

Baca juga: Disdik Sleman sebut ruang dan mebeler cukup meski ada tambahan kuota siswa

Upacara pembukaan dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Sleman dengan peserta dari berbagai komponen seperti TNI/Polri, Linmas dan komponen masyarakat.

Perwira Pelaksana Kapten ARM Wahyu Kuncoro menjelaskan sumber dana untuk TMMD Sengkuyung II di Desa Jogotirto berasal dari  APBD Provinsi DIY dan APBD Kabupaten Sleman.

Kegiatan TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari dimulai 11 juli sd 9 agustus 2019. Adapun sasaran Kegiatan TMMD Tahap II meliputi Fisik dan Non Fisik. Kegiatan fisik meliputi pembuatan corblok jalan dengan panjang 350 meter dan lebar 3 meter dan pembuatan talud jalan panjang 800 meter dengan tinggi 0,75 meter.

Selain kegiatan fisik juga dilaksanakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat terkait Kamtibmas dan nafza, kesehatan dan KB, pertanian, dan lingkungan.

Bupati Sleman menambah, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menjaga dan mempererat keharmonisan hubungan dan komunikasi antara jajaran TNI, aparat Kabupaten Sleman, dan masyarakat.

Hal tersebut sesuai dengan tema TMMD Sengkunyung ke 104 ini yakni melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Wujudkan Kesejahteraan Nasional," katanya.
Baca juga: Bupati Sleman sebut polusi udara adalah darurat global
 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar