China-ASEAN perkuat kerja sama

id ASEAN-China, kemitraan ASEAN-China

China-ASEAN perkuat kerja sama

Menlu RI Retno Marsudi (kedua kanan) berfoto bersama saat upacara pembukaan pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-52 di Bangkok, Thailand, Rabu (31/7/2019). Sejumlah hal akan dibahas oleh negara-negara ASEAN antara lain masalah Laut China Selatan, nuklir, hingga masalah Rohingya yang menjadi perhatian ASEAN selama beberapa waktu terakhir. ANTARA FOTO/REUTERS/Athit Perawongmetha/pras.

Beijing (ANTARA) - China dan 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bersepakat untuk memperkuat kerja sama di segala bidang.

Saat bertemu para duta besar dari 10 negara anggota ASEAN untuk China di Beijing, Selasa (29/10), Menteri Luar Negeri China Wang Yi mendorong adanya kerja sama dalam mengatasi tantangan, kerja sama untuk menjaga multilateralisme, dan saling berkoordinasi untuk selalu menjaga perdamaian di kawasan.



Sementara para duta besar negara ASEAN berjanji akan terus menjaga komunikasi dan kerja sama dengan China guna mencapai keberhasilan dalam pertemuan kerja sama para pemimpin negara di Asia Timur pada tahun ini.

Kedua belah pihak bersepakat mempererat sinergitas program pembangunan antara Prakarsa Sabuk Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) dan Rencana Induk Konektivitas ASEAN 2025.



Kedua belah pihak juga bersiap mengimplementasikan konsep kemitraan Ekonomi Biru dan memperkuat kerja sama di bidang ekonomi digital.

Media resmi setempat melaporkan bahwa kedua belah pihak juga bersepakat meningkatkan program pertukaran antarwarga, berupaya menyelesaikan negosiasi Kemitraan Ekonomi Regional Secara Menyeluruh (RCEP), dan menjalankan perdagangan bebas.



Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun juga hadir di antara 10 duta besar ASEAN yang bertemu Menlu sekaligus Dewan Pemerintahan Wang Yi di Beijing itu. 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar