Satu keluarga sembuh dari corona kembali ke rumah di Beijing

id virus corona,sembuh,keluarga di Beijing,Wuhan

Satu keluarga sembuh dari corona kembali ke rumah di Beijing

Pria berusia 67 tahun dan istrinya, yang sebelumnya dinyatakan terinfeksi virus corona, meninggalkan rumah sakit di Wuhan, China, Jumat (1/2/2020). Seorang dokter turut merayakan kesembuhan kedua pasiennya itu. ANTARA/HO ChinaDaily/mii.

Sang ibu didiagnosis dengan virus corona pada 29 Januari dan putra beserta istri dan anak mereka, ...
Beijing (ANTARA) - Setelah dirawat selama dua pekan di rumah sakit Beijing akibat virus corona, tiga anggota keluarga Liu sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah pada Jumat (14/2), menurut keluarga.

Penularan virus corona terjadi ketika orang tua pria Beijing berusia 29 tahun bermarga Liu, yang berasal dari Provinsi Hubei, itu singgah sejenak di Wuhan, pusat wabah virus corona, dalam perjalanan mereka menuju Beijing untuk Tahun Baru Imlek.

Sang ibu didiagnosis dengan virus corona pada 29 Januari dan putra beserta istri dan anak mereka, yang berusia satu tahun, kemudian ditemukan terinfeksi virus corona.

"Awalnya saya sedikit takut, namun kekhawatiran itu mereda karena para petugas medis merawat kami dengan baik dan menyemangati kami setiap hari," kata istrinya, berusia 31 tahun, saat wawancara bersama sekelompok orang yang diselenggarakan pihak pemerintah di Rumah Sakit Beijing YouAn, tempat pasangan suami istri dan anaknya dirawat.

Baca juga: Peneliti mikrobiologi: trenggiling memiliki virus corona dan virus sendai

Keluarga itu hanya menyebutkan nama marga mereka sementara kondisi sang nenek masih belum diketahui.

Wabah virus corona menelan 1.380 korban jiwa dan menginfeksi lebih dari 63.000 orang lainnya di China.

Baca juga: Shopee pastikan barang dari China tidak terkontaminasi virus corona


Pada Jumat, keluarga Liu termasuk dari delapan pasien corona yang sembuh, yang meninggalkan rumah sakit YouAn, dan melanjutkan karantina di rumah selama beberapa hari.

Sumber: Reuters

 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar