Java Open Air hadirkan band In Flames

id java open air,niceplay,in flames,band,musik

Java Open Air hadirkan band In Flames

Jajaran panitia dan manajemen Niceplay dan Java Open Air (JOA) 2020 (HO-Media & PR Niceplay)

Yogyakarta (ANTARA) - Niceplay dalam gelaran festival musik Java Open Air 2020 akan menghadirkan band metal asal Swedia In Flames di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta pada 25 Maret dan Surabaya Carnival Park (SCP) Surabaya pada 27 Maret.

"In Flames merupakan band yang telah berkarir sejak 1990 serta telah melakukan tur keliling dunia dan mempengaruhi banyak band metal saat ini. In Flames telah mendapat empat penghargaan Grammis," kata Project Officer Java Open Air (JOA) 2020 Yusuf Novantoro di Yogyakarta, Sabtu.

Selain itu, menurut Yusuf yang akrab disapa Gharux, In Flames sangat mencintai Indonesia. Mereka sangat antusias dan sedang menyiapkan sesuatu yang spesial.

Ia mengatakan JOA 2020 juga akan menghadirkan barisan band cadas Indonesia, di antaranya Rising The Fall, Bias, Serigala Malam, Zi Factor, D'ark Legal Society, Burgerkill, Blingsatan, Daging, Karat, Fraud, dan Wolffeet.

"Pengunjung tidak hanya disuguhi pertunjukan musik, tetapi juga dapat menikmati Wall of Fame, Community Space, dan Collaboration Market," katanya.

Chief Marketing Officer Niceplay Rovandi Putra mengatakan JOA juga akan mengadakan pameran industri kreatif lokal, di mana akan ada banyak stand untuk lini pakaian lokal, perupa, dan fotografer yang berpartisipasi dan menunjukkan kreasi mereka.

Beberapa dari mereka akan meluncurkan produk yang dibuat khusus untuk festival tersebut.

"Festival itu adalah tempat untuk menyatukan band-band Indonesia, musisi, artis, dan wirausaha kreatif lainnya, kami memberikan ruang kreatif untuk mereka sehingga dapat mengekspos ide dan kreativitasnya secara global," katanya.

General Manager Niceplay Tri Hartanto Budi Nugroho menambahkan melalui festival itu diharapkan dapat membangun daya tarik musik Indonesia dan praktisi kreatif serta memberdayakan orang untuk mendukung kearifan lokal.

"Selain itu, festival tersebut juga merupakan wadah bagi band-band Indonesia dan creative-preneurs Indonesia untuk dapat unjuk gigi baik di kancah nasional maupun internasional," katanya.

Menurut dia, sekitar 10.000 tiket akan dijual oleh promotor untuk mengakomodasi pasar dari Indonesia dan mancanegara. "Harga tiket untuk admission#1 sekitar Rp175 ribu dan akan ada admission#2 yang jauh lebih murah dibandingkan dengan beberapa festival musik lainnya," kata dia.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar