Bupati mendorong KPT Sleman pelopori ketahanan pangan daerah

id Bupati Sleman Kustini ,KPT Sleman ,Kelompok perempuan tangguh ,Sleman ,Kabupaten Sleman

Bupati mendorong KPT Sleman pelopori ketahanan pangan daerah

Kegiatan pembinaan pemberdayaan Kelompok Perempuan Tangguh (KPT) Sleman. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo menyebutkan bahwa kaum perempuan mempunyai peran yang sangat strategis untuk mempelopori ketahanan pangan di suatu daerah.

"Maka Pemerintah Kabupaten Sleman juga mendorong Komunitas Perempuan Tangguh (KPT) Sleman turut mempelopori ketahanan pangan daerah," kata Kustini Sri Purnomo pada acara Pembinaan Kegiatan Pemberdayaan KPT Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu.

Menurut dia, untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sudah barang tentu perlu didukung oleh kepengurusan yang aktif, kreatif serta inovatif.

"Melalui kemampuan yang dimiliki oleh anggota KPT Sleman, para perempuan dapat mempelopori ketersediaan pangan hingga di tingkat desa dan dusun. Yang tidak kalah pentinganya adalah keberadan Kelompok Perempuan Tangguh ini dapat memotivasi lahirnya petani-petani millennial di Kabupaten Sleman," katanya.

Kustini menyebutkan bahwa KPT Sleman ini telah mampu menjadi pelopor atau pemrakarsa berdirinya sekolah tani di Sleman. Keberadaan sekolah tani tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif dalam pemberdayaan petani di Sleman.

"Dengan adanya sekolah tani ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk menekuni profesi sebagai petani. Apabila ditekuni dengan penuh kesungguhan dan didukung dengan pemanfaatan teknologi tepat guna, mengelola pertanian dapat memberikan keuntungan yang cukup besar," katanya.

Kegiatan pembinaan kegiatan pemberdayaan Kelompok Perempuan Tangguh Sleman ini dihadiri sekitar 82 anggota KPT Sleman.

Hadir pula pada kesempatan tersebut dan sekaligus memberikan pemaparan, penasehat KPT Sleman Suparmono, yang juga merupakan Camat (Panewu) Cangkringan.

 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar