Linda: pola asuh tentukan kualitas anak

id linda gumelar anak

Linda: pola asuh tentukan kualitas anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar (antaranews.com)

Jakarta (Antara Jogja) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, pola asuh yang baik dari orang tua dan lingkungan terdekat akan menentukan kualitas seorang anak.

"Pola asuh berkualitas baik dari ibu, ayah maupun peran ayah dan ibu pengganti yang seimbang akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak," kata Linda Amalia Sari Gumelar di Jakarta, Rabu.

Linda menjelaskan, mendengarkan dan menghargai pendapat anak merupakan salah satu contoh bentuk pola asuh yang baik.

"Mau mendengarkan dan menghargai pendapat anak merupakan salah satu bentuk pola asuh yang mengedepankan partisipasi anak," katanya.

Mengedepankan partisipasi anak anak sendiri, tambah dia, sangat penting untuk menjamin seorang anak tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari segi fisik, mental maupun sosial.

"Meskipun membebaskan anak untuk berpendapat, namun orang tua tetap harus memberikan pendampingan yang baik dan bisa mengarahkan anak dengan cara yang tepat," katanya.

Pemerintah sendiri, tambah Linda, terus melakukan berbagai upaya guna mendukung tumbuh kembang yang baik bagi anak Indonesia.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) telah melakukan upaya pengembangan kebijakan integratif untuk memenuhi hak anak Indonesia dalam dimensi wilayah melalui kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) sejak tahun 2006.

"Keterlibatan kita semua orang dewasa, dalam hal ini sebagai orang tua, masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam ikut mendukung terpenuhinya hak anak," katanya.

Berbagai permasalahan, tambah Linda, diharapkan dapat diminimalisir dengan penyelenggaraan pembangunan anak yang lebih terintegrasi, holistik dan berkelanjutan.

"Begitu besarnya tanggung jawab tersebut, tidak mungkin hanya pemerintah sebagai tumpuan," katanya.

Karena itu, Linda mengajak semua pihak berpartisipasi, termasuk orang tua, sekolah, dunia swasta, lembaga swadaya masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.  

(W004)

Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2024