Peternak sapi Bantul diimbau antisipasi cacing hati

id cacing hati, sapi

Ilustrasi peternak sapi (Foto antaranews.com)

Bantul, 15/8 (Antara) - Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau peternak sapi untuk mengantisipasi penyakit cacing hati menjelang Idul Adha 1437 Hijriah.

"Untuk mengantisipasi cacing hati, peternak harus selalu menyediakan pakan yang bersih bahkan sejak umur muda, sebaiknya ternak sapi rutin diberi obat cacing," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Agus Rahmat Susanto di Bantul, Senin.

Menurut dia, penyakit cacing hati sangat rentan menyerang hewan ternak seperti sapi, akibat cara pemeliharaan yang kurang tepat, misalnya memberi pakan seperti jerami kotor yang mengandung telur cacing.

"Karena pakan atau jerami yang tidak dicuci kemungkinan mengandung telur cacing yang langsung dimakan sapi," katanya.

Agus mengatakan secara fisik sapi yang terkena cacing hati sulit dideteksi karena tidak ada perbedaan dengan sapi sehat dan kasus cacing hati biasanya baru diketahui setelah hewan tersebut disembelih.

Ia mengatakan untuk mendeteksi penyakit cacing hati pada sapi juga bisa dilakukan dengan uni laboratorium sampel kotoran hewan untuk mengetahui ada tidaknya telur cacing yang menempel pada tinja sapi.

"Butuh pemeriksaan tinja sapi di laboratorium, kalau hanya menduga-duga tidak kami rekomendasikan," katanya.

Sementara itu, pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha tahun 2015, dari total sekitar 4.000 sapi kurban yang disembelih, sebanyak 26 ekor di antaranya terkena kasus cacing hati.

Ia mengatakan sapi yang terkena cacing hati, dagingnya masih dapat dikonsumsi setelah dipisahkan dengan hati hewan, sementara hati hewan tidak dapat dikonsumsi dan harus disingkirkan untuk dimusnahkan. ***4***
Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar