BPBD: Belasan pohon tumbang di Kulon Progo

id Pohon tumbang,Rumah rusak,Kulon Progo,BPBD Kulon Progo

BPBD: Belasan pohon tumbang di Kulon Progo

Salah satu rumah milik warga Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo mengalami rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang. Hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak 15.00 WIB menyebabkan belasan pohon tumbang. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan 16 kejadian pohon tumbang yang mengakibatkan kerusakan jaringan listrik, akses jalan tertutup hingga rumah rusak.

"Hingga saat ini, kami mencatat ada 16 kejadian pohon tumbang yang menyebabkan kerusakan jaringan listrik, jalan tertutup dan rumah rusak. Namun tidak ada yang menyebabkan kematian atau luka," kata Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Ariadi di Kulon Progo, Jumat.

Adapun beberapa kejadian yang tercatat di BPBD Kulon Progo di antaranya, pohon munggur menimpa rumah Suratmin di Dusun Kalisoka RT 27/14 Margosari, Pengasih. Pohon tumbang di Jalan Nasional III Blimbing Sukoreno, pohon tumbang munggur menimpa rumah Kromo Pawiro nihil korban di Tobanan Pengasih, dua pohon tumbang melintang jalan, kabel lampu penerangan jalan milik Dinas Perhubungan putus berlokasi RT 30 Tunjungan Pengasih atau sebelah selatan DYO Futsal.

Selanjutnya, pohon kelapa tumbang menimpa rumah milik Harso Sumitro warga Dusun Glagah , Glagah. Pohon tumbang menimpa jalan dan kabel PLN berlokasi Klegen Pengasih, pohon orak-arik tumbang melintang di jalan Mandung Serut, pohon tumbang menimpa rumah Kardiyo atap rusak ringan di Pengasih, dan pohon jati menimpa rumah Mudjino warga Pengasih.

"Pohon tumbang paling banyak terjadi di Pengasih. Data di atas masih dapat berkembang karena kami masih melakukan pendataan di lapangan," katanya.

Dampak hujan deras intensitas tinggi juga menyebabkan sarana prasarana milik SMK N 2 Pengasih, yang berlokasi di Dusun Kembang, Desa Margosari, rusak. Di antaranya plafon ruang guru ambrol, atap seng di beberapa ruangan lepas, peralatan praktik di ruang peruntukan bengkel kayu dan mesin rusak.

Atap aula sekolah tersebut juga jebol hingga menimbulkan lubang cukup besar. Belasan tenda dan dekorasi untuk keperluan hajatan nikah yang sudah terpasang di aula juga porak poranda. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Satpam SMK N 2 Pengasih Tri Hidayah mengatakan kerusakan sejumlah sarpras itu disebabkan karena terpaan angin kencang. Sekitar 16.30 WIB, sempat gerimis. Namun tidak terjadi apa-apa. Tidak berselang lama, datang hembusan angin yang cukup kuat dari arah barat.

"Langsung setelah itu bagian aula jebol, tenda yang rencananya buat hajatan nikah besok pagi juga ambruk, beberapa pohon yang ditanam di dekat tempat parkir juga ambruk," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar