Kemenparekraf menggelar sosialisasi CHSE "event" di Yogyakarta

id Kemenpar Ekraf ,CHSE,Penyelenggaraan event

Kemenparekraf menggelar sosialisasi CHSE "event" di Yogyakarta

Penampilan salah satu grub band dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi panduan pelaksanaan Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (C.H.S.E) protokol kesehatan COVID-19 bagi pelaku penyelenggaraan kegiatan (events) di Yogyakarta. Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar sosialisasi dan simulasi panduan pelaksanaan Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE) protokol kesehatan COVID-19 bagi pelaku penyelenggaraan kegiatan (events) yang ada di Yogyakarta, Rabu malam.

"Setelah sukses menyelenggarakan program Sosialisasi dan Simulasi Panduan Pelaksanaan C.H.S.E. Experience di Bali beberapa waktu lalu, kini Sosialisasi dan Simulasi Panduan Pelaksanaan C.H.S.E. Experience akan berlanjut ke Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara (Events) Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Edy Wardoyo.

Dipilihnya kota Yogyakarta sebagai kota selanjutnya karena keistimewaan dari namanya itu sendiri, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki banyak objek wisata dan juga sebagai kota seni dan budaya.

"Selain itu kota Yogyakarta juga dikenal sebagai kota dengan banyak pilihan event pariwisata dan ekonomi kreatif yang bisa dikunjungi," katanya.

Menurut dia, sebagai bentuk dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan (events) yang sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) akan menyelenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan pada Penyelenggaraan Kegiatan (Events) atau dikenal dengan istilah C.H.S.E. (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability).

"Tema utama C.H.S.E. Experience, merupakan sosialisasi panduan protokol kesehatan dengan target audiens yaitu para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan (event) seperti para promotor, pekerja, pengunjung, pengisi acara, vendor, tenant, pengelola venue, asosiasi dan pemerintah daerah," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pemahaman "stakeholder" industri event pariwisata di Indonesia terkait pelaksanaan kegiatan (event) yang tertib, bersih, sehat dan sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru.

"C.H.S.E. Experience pada hari ini singgah di Daerah Istimewa Yogyakarta, acara sosialisasi dan simulasi panduan event ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari pemerintah bagi para pelaku industri event di Indonesia terkait dengan panduan pelaksanaan kegiatan (events) yang sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru," katanya.

Edy mengatakan, dengan adanya kegiatan sosialisasi dan simulasi ini di Daerah Istimewa Yogyakarta, diharapkan industri event pariwisata Indonesia bisa semakin semangat untuk terus berkarya dan menghasilkan event-event berkualitas yang mampu mendukung peningkatan citra pariwisata Indonesia dan khususnya di DIY, dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan yang berlaku untuk kepentingan bersama.

Rangkaian Panduan Sosialisasi dan Simulasi acara ini nantinya akan menggunakan konsep "walkthrough" secara menyeluruh dimana proses sosialisasi dan simulasinya dimulai sejak pengunjung melaksanakan proses registrasi saat kedatangan, dilanjutkan pada setiap titik perjalanan yang dilewati oleh pengunjung yaitu ketika mulai memasuki area acara hingga para pengunjung selesai menyaksikan acara.

Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi C.H.S.E. Experience ini juga akan disiarkan secara daring melalui akun Youtube Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Panduan Pelaksanaan Event pada C.H.S.E. Experience meliputi hal-hal yang esensial mengenai Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan pada Penyelenggaraan Kegiatan (Event) akan dilaksanakan di beberapa kota besar seperti Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bandung dan Jakarta.

Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi C.H.S.E. Experience di DIY dilaksanakan di D’Monaco Jalan Raya Randugowang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara C.H.S.E. Experience di Yogyakarta dihadiri para pembicara Singgih Raharjo selaku Kepala Dinas Pariwisata DIY, Edy Wardoyo selaku Plt Direktur Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Donny Junardy selaku perwakilan dari Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), Lulut Wahyudi selaku Praktisi Event dan juga Founder Kustomfest, serta dimeriahkan juga oleh penampilan musik dari group band Shaggydog.

Buku Panduan mengenai Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan pada Penyelenggaraan Kegiatan (Events) versi digital dapat diunduh melalui situs https://chse.kemenparekraf.go.id/, dimana di dalam situs tersebut juga tersedia Buku Panduan Protokol Kesehatan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar