Yogyakarta lakukan buka tutup lalu lintas Malioboro pada malam tahun baru

id Malioboro, buku tutup lalu lintas, malam tahun baru

Yogyakarta lakukan buka tutup lalu lintas Malioboro pada malam tahun baru

Fasilitas “gate” untuk pendataan pengunjung masuk ke area pedestrian di Malioboro Yogyakarta, 30 Desember 2020. (Eka AR)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan tidak akan melakukan penutupan total untuk lalu lintas yang akan masuk ke Malioboro pada malam pergantian tahun, tetapi menerapkan manajemen buka tutup lalu lintas sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Lalu lintas di Malioboro tidak akan ditutup. Tetapi lebih ke pengaturan buka tutup lalu lintas secara situasional,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, penutupan lalu lintas di Jalan Malioboro atau pengalihan arus kendaraan akan dilakukan jika lalu lintas di ruas utama tempat tujuan wisata di Kota Yogyakarta tersebut mengalami kemacetan.
 

“Kalau lalu lintasnya penuh, ya akan ditutup sementara sampai lancar lagi baru dibuka. Ini ditujukan untuk membatasi akses masyarakat ke Malioboro,” katanya.

Selama libur akhir tahun, larangan kendaraan bermotor masuk ke Jalan Malioboro pada pukul 18.00-21.00 WIB dicabut sementara hingga 3 Januari 2021. Dan pada malam pergantian tahun seluruh tempat usaha di kawasan Malioboro diimbau untuk menutup usahanya pada pukul 18.00 WIB.

Sedangkan bagi masyarakat yang menikmati Malioboro dari pedestrian, Haryadi menegaskan tetap mematuhi protokol kesehatan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Yang paling sulit adalah menghindari kerumunan. Di dalam kerumunan biasanya ada saja orang yang tidak memakai masker atau memakai masker tetapi tidak benar, sulit mencuci tangan dan yang pasti sulit jaga jarak,” katanya.
 

Salah satu upaya untuk menghindari kerumunan di kawasan Malioboro dilakukan dengan pemasangan pagar pembatas di area Titik Nol Kilometer dan sekeliling Tugu.

“Tetapi, kami tetap menerjunkan petugas dari Satpol PP dibantu TNI dan kepolisian untuk memastikan tidak ada kerumunan. Jika ada kerumunan, maka akan dicairkan,” katanya.

Ia kemudian menyarankan agar masyarakat lebih baik merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga di rumah.

“Untuk hotel, tetap bisa membuat pesta perayaan pergantian tahun tetapi hanya diikuti oleh tamu hotel saja tidak boleh ada orang dari luar,” katanya.
 

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar