Delapan persen peserta CPNS Yogyakarta lolos SKD

id cpns, skd, skb

Delapan persen  peserta CPNS Yogyakarta lolos SKD

Peserta tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (Foto Antara)

 Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil di Kota Yogyakarta yang dinyatakan mampu memenuhi “passing grade” untuk lolos seleksi kompetensi dasar tercatat sebanyak delapan persen.
   
“Dari 6.600 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tercatat sebagai peserta seleksi kompetensi dasar (SKD), hanya 535 peserta yang dinyatakan memenuhi ‘passing grade’ saat seleksi kompetensi dasar (SKD),” kata Kepala Bidang Pengembangan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Yogyakarta Ary Iryawan di Yogyakarta, Senin.
   
Nilai “passing grade” minimal yang harus dipenuhi oleh setiap calon pegawai negeri sipil adalah 298 poin dari tiga kategori. Di tiap kategori juga sudah ditetapkan passing grade yang harus dipenuhi.
   
Oleh karena itu, jika peserta gagal memenuhi “passing grade” di satu kategori namun total nilai yang diperoleh mencapai lebih dari 298, peserta tetap dinyatakan tidak lolos SKD.
   
“Penentuan ‘passing grade’ ditetapkan oleh pusat. Tentunya, kami hanya tinggal mengikuti saja,” katanya. 
   
Sampai saat ini, Ary mengatakan bahwa BKPP Kota Yogyakarta belum memperoleh informasi terkait formasi yang tidak memiliki satupun peserta yang mampu memenuhi nilai “passing grade” yang sudah ditetapkan.
 
Pada penerimaan CPNS tahun ini, Pemerintah Kota Yogyakarta membuka sebanyak 353 formasi umum yang terdiri dari tenaga kesehatan, guru dan tenaga teknis.
   
Namun demikian, ia menyebut, jika tidak semua peserta yang sudah lolos SKD tersebut dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).
   
“Untuk satu formasi, maksimal hanya akan ada tiga peserta yang bisa mengikuti SKB,” katanya.
   
Jika di dalam formasi tersebut jumlah peserta yang lolos SKD hanya dua atau satu orang, maka tidak akan diambilkan dari peserta yang menempati peringkat ketiga.
   
“Jadwal dan tempat pelaksanaan SKB akan diumumkan oleh BKN. Kami pun masih menunggunya,” katanya yang memastikan bahwa SKB akan digelar menggunakan sistem “computer assisted test” (CAT). 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar