Gunung Kidul siap memfasilitasi investor sektor pariwisata

id Investasi sektor pariwisata,Gunung Kidul,Dispar Gunung Kidul

Gunung Kidul siap memfasilitasi investor sektor pariwisata

Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Dinas Pariwisata Gunung Kidul Yuni Hartini. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, siap memfasilitasi investor di sektor pariwisata dalam rangka percepatan perkembangan pariwisata di wilayah ini.

Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Dinas Pariwisata Gunung Kidul Yuni Hartini di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan satu tahun terakhir, perkembangan investasi sektor pariwisata sangat tinggi.

"Kabupaten Gunung Kidul memiliki daya tarik di sektor pariwisata, sehingga dalam satu tahun terakhir, banyak investor yang masuk. Kami memfasilitasi mulai dari pencarian tempat hingga promosi," kata Yuni Hartini.

Ia mengatakan tingginya investasi tidak terlepas dari pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo. Bandara tersebut mendorong investor, dan mulai melirik dan menanamkan modalnya di Gunung Kidul.

"Terakhir, investor menanamkan modal di Manggul Kencana. Mereka bekerja sama dengan kelompok sadar wisata setempat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Asti Wijayanti mengatakan investor yang menanamkan modalnya di Gunung Kidul mengembangkan objek wisata yang mengusung konsep edukasi, eco-wisata hingga wisata kekinian milenial.

Kehadiran para investor mampu menjawab kebutuhan itu, dan Pemkab Gunung Kidul terbantu dan diuntungkan dengan adanya objek wisata baru.

HeHa Sky View di Kecamatan Patuk adalah contoh investasi yang berhasil memikat wisatawan untuk datang ke Gunung Kidul tanpa harus ke pantai. Contoh lainnya investasi yang lumayan viral dan banyak kunjungannya yakni Teras Kaca dan Pantai Ngrawe.

"Sifat wisata menuntut hadirnya inovasi dan kreativitas, baik melalui pembukaan destinasi baru maupun meningkatkan level destinasi lama dengan atraksi baru," katanya.
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar