Bupati Bantul dorong pelajar aktif dalam pembangunan di desa

id Bupati Bantul,pelajar,bangun desa,Yogyakarta

Bupati Bantul dorong pelajar aktif dalam pembangunan di desa

Bupati Bantul, DIY Suharsono. (FOTO ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suharsono mendorong para pelajar sekolah menengah atas dan kejuruan di kabupaten ini dapat terlibat aktif dalam proses pembangunan di desanya masing-masing.

"Para pelajar itu memiliki semangat, pemikiran dan tenaga yang besar, serta kreatifitas untuk bergerak," kata Bupati dalam sarasehan "Peningkatan Karakter dalam Memajukan Ekonomi Bantul" yang diikuti para siswa - siswi SMA/SMK se-Bantul di Bantul, Rabu.

Menurut dia, pelajar dan generasi muda adalah kunci keberlanjutan pembangunan dengan pemikiran-pemikiran zaman 'now', sehingga Bupati yakin aktivitas para pelajar saat ini , sangat dekat dengan kecepatan informasi dan perkembangan teknologi.

"Karena itu kepada para pelajar di Bantul saya mengajak untuk ikut terlibat aktif dan peduli dalam proses pembangunan di desa sembari dijadikan sebagai wahana untuk mengembangkan diri," katanya.

Menurut dia, lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjadi dasar bahwa kini desa adalah subyek pembangunan itu sendiri. Kegiatan dan kelembagaan kepemudaan desa pun bisa menjadi media yang efektif untuk berkumpul, saling berbagi inspirasi dan membuat kreatifitas.

Terlebih, setiap desa di Kabupaten Bantul memiliki kekhasan budaya sehingga potensi tersebut bisa digali menjadi potensi yang luar biasa.

"Untuk itu, di tengah sempitnya lapangan kerja ke depan, saya juga mengajak para pelajar dan generasi muda di Bantul untuk dapat membuat kreativitas membangun bisnis sendiri," katanya.

Bupati mengatakan, guna mendukung hal itu, Pemerintah Kabupaten Bantul tentu akan memberi dukungan dengan mengembangkan sejumlah program yang dapat menggerakkan ekonomi berbasis lokal.

"Program itu seperti pendidikan kader kewirausahaan pemuda dan pembangunan sentra-sentra usaha pemuda serta peningkatan pemberdayaan ekonomi kreatif," katanya.

Bupati mengatakan, ekonomi kreatif berperan bagi perekonomian suatu wilayah, maka tidak heran jika semakin banyak kota yang menjadikan ekonomi kreatif sebagai ujung tombak dan katalisator pengembangan ekonomi.

"Dengan semangat inovasi dan kreatifitas, saya yakin Kabupaten Bantul dengan sumberdaya para pelajar dan generasi muda sangat berpotensi melahirkan kreator-kreator muda yang berjiwa kreatif dan inovatif," demikian Suharsono.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar