Festival Film Cannes ditunda karena COVID-19

id cannes,film

Festival Film Cannes ditunda karena COVID-19

Festival Film Cannes ke-72 - Acara penutupan dan pemutaran film "Hors normes" (The Specials) di luar kompetisi - Red Carpet Arrivals - Cannes, Prancis, 25 Mei 2019. REUTERS / Jean-Paul Pelissier (reuters.com)

Pada saat krisis kesehatan global ini, pikiran kami ditujukan kepada para korban COVID-19 dan kami menyatakan solidaritas kami dengan semua yang berjuang dengan penyakit ini,
Paris (ANTARA) -
Festival Film Cannes, yang terbesar di dunia terpaksa menunda edisi terbarunya pada Mei karena penyebaran COVID-19, kata penyelenggara acara tahunan itu di Riviera, Prancis, Kamis.

Penundaan itu menyusul berminggu-minggu perkiraan mengenai apakah festival tersebut, yang menarik ribuan pembuat film, selebriti, dan eksekutif ke kota itu, akan dapat melanjutkan acara tersebut pada 12-23 Mei.

"Pada saat krisis kesehatan global ini, pikiran kami ditujukan kepada para korban COVID-19 dan kami menyatakan solidaritas kami dengan semua yang berjuang dengan penyakit ini," kata pernyataan itu.

Baca juga: Pixar meluncurkan cuplikan film "Soul"

Prancis memasuki hari ketiga melakukan lockdown yang bertujuan menahan penyebaran virus corona. Hampir 11.000 kasus secara resmi didiagnosis dan 372 orang meninggal.

Penyelenggara acara ini, yang telah mengumumkan direktur A. Spike Lee sebagai presiden juri tahun ini, mengatakan bahwa beberapa tanggal baru sedang dipertimbangkan, termasuk akhir Juni-awal Juli.

Ini bukan pertama kali festival ini ditunda. Acara perdananya pada 1939 dihentikan setelah pemutaran pembukaan "Bongkok Notre Dame" karena invasi Jerman ke Polandia pada hari berikutnya. Akhirnya hadiah diberikan pada 2002.

Pernah juga terhenti pada Mei 1968 di tengah-tengah protes mahasiswa dan buruh yang melanda Prancis.

Pengumuman ini merupakan pukulan lain bagi industri film. Di luar pemutaran mewah yang gemerlap bintang, perusahaan-perusahaan produksi dan distribusi menuju ke Cote d'Azur untuk menyelesaikan kesepakatan, sementara para eksekutif dari seluruh dunia berkumpul untuk mewakili industri film negara mereka.

Menurut serikat industri hiburan AS, IATSE (Aliansi Internasional Karyawan Panggung Teater), sekitar 120.000 orang telah kehilangan pekerjaan di Hollywood akibat wabah tersebut.

Baca juga: "Bloodshot," kisahkan perjalanan "superhero" patah hati mencari jati diri

Festival Cannes adalah acara terbaru di industri hiburan yang ditunda atau dibatalkan. Tribeca Film Festival di New York dikembalikan awal bulan ini seperti halnya rilis film-film beranggaran besar termasuk "Mulan" dan film James Bond terbaru "No Time to Die".

Festival musik Glastonbury dan Coachella telah dibatalkan dan teater di London dan Broadway ditutup.

"Begitu perkembangan situasi kesehatan Prancis dan internasional akan memungkinkan kami untuk menilai kemungkinan nyata, kami akan membuat keputusan kami," kata penyelenggara Cannes.

Sumber : reuters.com
 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar