Petrokimia Gresik memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

id petrokimia gresik,sertifikat

Petrokimia Gresik memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi (kiri) saat menerima sertifikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) (HO-Humas PG)

Yogyakarta (ANTARA) - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016 yang dikeluarkan Badan Sertifikasi PT ASR International Indonesia Certification (ASRICERT Indonesia) dan berlaku selama tiga tahun sejak 1 Juli 2020.

"Kami mengapresiasi dukungan seluruh insan di korporat beserta 'stakeholder' dalam penyelenggaraan perusahaan yang bersih dan berintegritas di Petrokimia Gresik," kata Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi dalam rilis yang diterima di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, sertifikat ini merupakan wujud komitmen Petrokimia Gresik mengoptimalkan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan operasional perusahaan dengan prinsip transparansi, karena penerapan sertifikat ini dapat menumbuhkan budaya anti-penyuapan di perusahaan sehingga menciptakan keunggulan dibandingkan dengan kompetitor.

"Dengan demikian, reputasi baik perusahaan dan kepercayaan stakeholder kepada Petrokimia Gresik pun diharapkan semakin meningkat," ujar Rahmad.

Dari sisi bisnis, lanjut dia, SMAP dapat meminimalisasi potensi "financial losses" sehingga proses bisnis di perusahaan akan semakin efisien dan dapat meningkatkan daya saing bagi produk Petrokimia Gresik dan memudahkan upaya bersama untuk menjadi "market leader" dan "dominant player" di sektor agroindustri.

Ia mengungkapkan sertifikat SMAP ini juga merupakan tindak lanjut dari penerapan kebijakan Kementerian BUMN dalam menciptakan ekosistem antikorupsi. SMAP akan membantu Petrokimia Gresik dalam mencegah terjadinya tidak pidana penyuapan dan pengendalian risiko hukum.

"Dengan adanya SMAP diharapkan potensi tindakan yang melanggar hukum dapat diminimalisasi," kata Rahmad.

Adapun tindak lanjut dari penerapan SMAP, perusahaan akan menjalankan usaha dengan berpedoman pada 4 No's, yaitu No Bribery (tidak boleh ada suap menyuap), No Kickback (tidak boleh ada komisi), No Gift (tidak boleh ada hadiah yang tidak wajar), dan No Luxurious Hospitality (tidak boleh ada jamuan yang berlebihan).

"Prinsip ini telah disepakati oleh seluruh direksi dan komisaris di Petrokimia Gresik, sehingga penerapannya pun berlaku menyeluruh tanpa terkecuali," kata Rahmad.

Untuk mendukung penerapan prinsip 4 No's, manajemen menerapkan kebijakan "no tolerance" terhadap para pelanggarnya, serta menyiapkan sistem pelaporan untuk memudahkan terdeteksinya indikasi pelanggaran.

Petrokimia Gresik juga terus melakukan upaya peningkatan dan perbaikan setiap proses bisnis agar sejalan dengan prinsip integritas. Untuk itu, manajemen memastikan setiap unit kerja melakukan penilaian dan pengendalian risiko penyuapan, di mana setiap pimpinan unit kerja harus terus melakukan pemetaan adanya potensi penyuapan.

"SMAP merupakan komitmen Petrokimia Gresik dalam menyelenggarakan perusahaan yang sehat dalam meningkatkan daya saing usaha," kata Rahmad.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar