Kemenag DIY canangkan Desa Binaan Keluarga Sakinah

id keluarga sakinah rumah

Kemenag DIY canangkan Desa Binaan Keluarga Sakinah

kanwil depag diy (Foto Antara/Shinta)

Kulon Progo (Antara Jogja) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta mencanangkan tiga Desa Binaan Keluarga Sakinah di Kabupaten Kulon Progo.

Kasi Pengembangan Keluarga Sakinah pada Bidang Urais Kanwil Kementerian Agama Nur Ahmad Ghozali di Kulon Progo, Kamis, mengatakan tiga desa binaan yakni Desa Pengasih di Kecamatan Pengasih, Kelurahan Wates di Kecamatan Wates, serta Desa Temon Wetan di Kecamatan Temon.

"Program desa binaan ini diharapkan terus berlanjut untuk mencegah tingginya angka keretakan rumah tangga," kata Nur.

Ia mengatakan dari 87 desa dan satu kelurahan di Kulon Progo, sudah ada 69 desa binaan.

Ia mengatakan ada lima kriteria keluarga sakinah yakni pemahaman nilai-nilai agama yang baik, tingkat pendidikan anggota keluarga yang cukup tinggi, perekonomian yang stabil, kesehatan keluarga serta hubungan fungsional antaranggota keluarga.

"Tantangan terberat saat ini ya di bidang perekonomian karena hal tersebut berkaitan erat dengan tingkat kesejahteraan warga. Saat ini, perekonomian masyarakat tidak begitu menggembirakan, banyak keluarga yang terjerembab ke dalam jurang kemiskinan," kata dia.

Ia mengharapakan Desa Binaan Keluarga Sakinah menjadi benteng terhadap penurunan angka perceraian. Sebab, angka perceraian di DIY mengalami peningkat 10 persen dibandingkan angka pernikahan.

"Harapan kami, masyarakat jadi makin termotivasi dan lebih aktif lagi sehingga kegiatan ini tetap dilestarikan," katanya.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan era globalisasi merupakan era keterbukaan informasi baik yang positif maupun negatif. Hal-hal yang positif untuk membuka wawasan dan menambah khasanah pengetahuan. Sedangkan yang negatif akan membawa pengaruh buruk bagi perkembangan mental, sosial dan moral.

"Benteng yang paling kuat untuk mengurangi dan menangkal pengaruh-pengaruh yang kurang baik adalah keluarga. Pendidikan dan penanaman norma dan nilai yang baik dalam sebuah keluarga akan menciptakan anak-anak yang bermoral dan berbudi pekerti baik," katanya.

(U.KR-STR)
Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar