XT-Square Yogyakarta setor laba Rp250 juta

id XT Square laba

Pejabat Walikota Yogyakarta Sulistyo mencoba wahana DeMata di XT Square Yogyakarta, Jumat(3/2) (Foto ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati/ags17)

Yogyakarta (Antara) - Pasar Seni dan Kerajinan Yogyakarta XT-Square untuk pertama kalinya siap menyetor laba Rp250 juta ke Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta tahun ini.

"Sebagai sebuah badan usaha milik daerah, memang ada kewajiban menyetorkan laba. Tahun ini baru bisa kami penuhi. Dana itu adalah penghitungan keuntungan tahun lalu," kata Direktur Operasional dan Pemasaran PD Jogjatama Vishesha selaku pengelola XT-Square Widihasto Wasana Putra di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, keuntungan terbesar dari operasional bisnis di XT-Square berasal dari pengunjung museum De Mata dan De Arca yang menampilkan wahana gambar tiga dimensi dan patung sejumlah tokoh.

Dalam tiga tahun pertama, XT-Square belum bisa menyetor keuntungan sebagai pendapatan asli daerah karena masih harus melakukan berbagai perbaikan untuk operasional usaha.

"Upaya perbaikan terus kami lakukan sehingga bisa meningkatkan keuntungan tahun ini, terutama dengan meningkatkan jumlah pengunjung," katanya.

Sejak 2014 hingga 2016, jumlah pengunjung XT-Square terus meningkat bahkan terjadi peningkatan hingga dua kali lipat pada 2016 dibanding 2014. Pada 2014, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 750.000 orang, meningkat menjadi 1,2 juta pengunjung pada 2015 dan pada 2016 menjadi sekitar 1,4 juta pengunjung.

"Tahun ini kami upayakan ada peningkatan jumlah pengunjung menjadi 1,8 juta orang," katanya.

Salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah pengunjung adalah merenovasi gedung Blok C2 yang akan digunakan sebagai pengembangan wahana De Mata.

"Harapannya, sebelum lebaran wahana tersebut sudah bisa dibuka. Wahana baru tersebut akan lebih menarik dengan adanya memanfaatkan teknologi multi media. Tidak hanya gambar tiga dimensi," katanya.

Selain itu, jumlah patung di De Arca juga akan terus ditambah. Saat ini ada sekitar 100 patung yang ditempatkan di wahana tersebut, di antaranya sejumlah pahlawan nasional, presiden Indonesia, dan sejumlah tokoh dari film dan animasi.

"Patung terbaru adalah Lady Diana. Semua patung terbuat dari resin yang dikerjakan oleh perupa lokal," katanya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sulistiyo yang berkunjung ke XT-Square mengatakan lokasi tersebut sangat menarik untuk dikunjungi meskipun masih membutuhkan perbaikan atau penambahan fasilitas.

"Nanti pemerintah daerah akan mendukung sehingga lokasi ini akan semakin berkembang," katanya.

Salah satu zona yang perlu mendapat perhatian khusus adalah kerajinan karena dinilai lebih sepi dibanding zona lainnya. "Harapannya, pedagang bisa tetap semangat. Jika nanti banyak wisatawan yang berkunjung, tentunya kerajinan akan ikut terangkat," katanya. ***3***(E013)

Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar